Jogja

Kisah Mila Lulusan Fapet UGM Pilih Beternak Domba Ketimbang Kerja Kantoran, Raup Omzet Ratusan Juta

Haris Ma'ani | 30 Juni 2026, 07:48 WIB
Kisah Mila Lulusan Fapet UGM Pilih Beternak Domba Ketimbang Kerja Kantoran, Raup Omzet Ratusan Juta
Mila, lulusan Fapet UGM sukses beternak domba. (foto: dok.UGM)

Akurat.co,Jogja-Lulus kuliah dan bekerja adalah jenjang normal yang dilewati mahasiswa.

Lebih-lebih bagi lulusan UGM, yang memiliki kesempatan lebih luas di dunia kerja.

Tapi, Mila, lulusan Fakultas Peternakan (Fapet) UGM memilih jalan yang tak biasa.

Seusai menyelesaikan pendidikan di UGM, ia memilih pulang ke kampung halaman di Tuban, Jawa Timur.

Pilihan profesinya jatuh ke dunia peternakan dengan membangun peternakan modern bernama Kerabat Ternak 1-3.

Baca Juga: 10 PTN Terbaik Indonesia Versi QS World University Rankings 2027, UGM Nomor 2

Di tengah adanya stigma bahwa dunia peternakan identik dengan pekerjaan laki-laki dan sulit menghadirkan kesejahteraan, Mila justru membuktikan sebaliknya.

Bersama sang suami, Sahroni, ia mengembangkan usaha kambing dan domba yang kini memiliki berbagai lini bisnis, mulai dari penggemukan, pembibitan, ternak perah, hingga penjualan sarana produksi peternakan (sapronak).

Dari usaha yang dahulu dimulai secara sederhana, kini perputaran omset Kerabat Ternak mampu mencapai ratusan juta rupiah.

Di usianya yang belum genap 28 tahun, Mila dan suami kini bisa dibilang meraih sukses di bidang peternakan.

Kerabat Ternak yang dibangun oleh lulusan UGM 2021 sudah dikenal luas hingga berbagai daerah di Jawa Timur.

Tak mendapat dukungan keluarga, sempat rugi

Meski demikian, perjalanan Mila tidak lepas dari berbagai macam tantangan.

Saat memutuskan menempuh pendidikan di Fapet UGM, pilihannya sempat diragukan oleh keluarga.

"Dulu keluarga sempat ragu ketika saya memilih kuliah peternakan,” kenang Mila dikutip dari laman resmi UGM.

Adapun perjalanan bisnisnya tidak selalu berjalan mulus.

Mila pernah mengalami kerugian akibat kematian ternak yang ia pelihara.

Baca Juga: Dari Persoalan Sampah di Kota Bandung, Mahasiswa UGM Raih Juara 2 Ajang Nasional

Meskipun begitu, setiap kejadian kematian hewan ternak selalu dijadikan bahan evaluasi melalui observasi sebagai bahan pembelajaran agar tidak terulang.

Melalui pengalaman tersebut membuatnya semakin memahami manajemen kesehatan ternak, mulai dari pneumonia akibat perubahan suhu hingga berbagai infeksi lain yang umum menyerang kambing dan domba.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.