Jogja

Cerita Angela, Penyandang Disabilitas yang Lulus SNBT UGM

Atiek Widyastuti | 4 Juli 2026, 14:05 WIB
Cerita Angela, Penyandang Disabilitas yang Lulus SNBT UGM
Angela Electra Vega Suseno, 17, menjadi contoh nyata semangat belajar membuahkan hasil yang diinginkan. (foto: dok.UGM)

Akurat.co,Jogja- Angela Electra Vega Suseno, 17, menjadi contoh nyata semangat belajar membuahkan hasil yang diinginkan.

Penyandang disabilitas tunanetra ini diterima diterima menjadi mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada (UGM) di prodi Sosiologi Fisipol UGM lewat jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).

Angel, sapaan akrabnya, mengaku bersyukur bisa meraih salah satu mimpinya menapaki jenjang ke perguruan tinggi.

Menyandang tunanetra sejak kecil, tak membuatnya patah semangat.

Baca Juga: Guru Besar UGM Ungkap Kesalahan Pemerintah dalam Kasus MBG, Hanya Kejar 82 Juta Penerima Manfaat

Dukungan penuh keluarga, terutama orangtua menjadi salah satu faktor kunci keberhasilan.

Ia mengaku kagum terhadap keluarganya yang selalu ada untuk menuntun langkah, menerima kondisi apa adanya, hingga mendukung penuh pendidikan.

Selain mewujudkan cita-cita semenjak SMP, masuk UGM juga melengkapi cerita keluarga, yang kebetulan keluarga besar UGM.

Bungsu dari tiga bersaudara ini menceritakan, kedua orang tua serta kedua kakaknya merupakan lulusan dari UGM.

“Ayah alumni Teknik Elektro, Mama dari MIPA Ilmu Komputer, kakak D4 Teknologi Rekayasa Internet, dan FKKMK," katanya dikutip dari laman resmi UGM, Sabtu (4/7/2026).

Masuk sosiologi karena nasihat guru

Alumnus SMA BOPKRI 2 Yogyakarta ini menungkap, memilih jurusan Sosiologi karena rekomendasi dari sang guru yang melihat potensinya di jurusan ini.

Ia merasa cocok dengan jurusan tersebut karena ketertarikannya pada penelitian.

“Setelah saya baca-baca lagi itu ternyata sosiologi menarik banget karena di situ ada penelitian-penelitian. Sebelumnya pernah ikut lomba-lomba esai, tetapi belum pernah menang. Jadi pengen coba lagi di kuliah,” ungkapnya.

Ia mengaku lingkungan belajarnya mendukung. Di sekolah aktivitas pembelajarannya dibantu menggunakan screen reader yang ada di gawai.

Baca Juga: Kisah Mila Lulusan Fapet UGM Pilih Beternak Domba Ketimbang Kerja Kantoran, Raup Omzet Ratusan Juta

“Biasanya guru akan mengirim materi dulu dalam bentuk PDF sehingga memudahkan untuk ikut belajar bersama teman-teman lainnya,” ujarnya.

Untuk mempersiapkan SNBT ia menjalani les privat dan belajar dari YouTube.

Ia belajar melalui YouTube dari Laksana Rangkuman Audio UTBK.

Menurutnya, kanal ini menjadi salah satu sumber belajarnya karena memudahkan sebagai penyandang tunanetra selama mempersiapkan ujian sebab berbasis audio.

Angel turut berpesan kepada teman-teman yang juga sedang berjuang di kondisi serupa.

Ia mengingatkan untuk tidak kalah karena keadaan, karena baginya semua rencana Tuhan adalah yang terindah.

Menurutnya, jika sudah berjalan di pilihan yang baik, maka patut untuk terus diperjuangkan.

Baca Juga: 10 PTN Terbaik Indonesia Versi QS World University Rankings 2027, UGM Nomor 2

“Buat teman-teman tetap semangat karena kita enggak tahu rencana Tuhan tuh indah buat kita," ujarnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.