Sekolah Rakyat di Kulon Progo Siap Beroperasi Bulan Ini

Akurat.co,Jogja- Sekolah Rakyat di Kulon Progo siap beroperasi pada Juli 2026 ini.
Hal ini ditandai dengan kegiatan Open House Sekolah Rakyat di kompleks Sekolah Rakyat, Dusun Wonolopo, Kalurahan Gulurejo, Kapanewon Lendah, Kulon Progo.
Menteri Sosial (Mensos) RI, Saifullah Yusuf menyampaikan Sekolah Rakyat di Kulon Progo merupakan salah satu dari 104 gedung permanen yang berhasil dibangun pada tahun 2026.
Baca Juga: Sekolah Rakyat Libatkan 2.000 Taruna Akmil dan Akpol untuk Latih Kedisipilinan
Tanah pembangunan sendiri disediakan langsung oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X, sedangkan proses konstruksinya dikebut Kementerian Pekerjaan Umum (PU) atas arahan Presiden Prabowo Subianto.
"Alhamdulillah, pembangunan di tempat ini sudah mencapai lebih dari 90 persen. Targetnya dua minggu lagi sudah bisa dimanfaatkan untuk proses belajar mengajar," ujar sosok yang akrab disapa Gus Ipul ini, Senin (6/7/2026).
Gedung Sekolah Rakyat Kulon Progo sendiri merupakan bagian dari 104 gedung permanen yang dikebut pembangunannya pada tahun anggaran 2026.
Guna melakukan akselerasi pengentasan kemiskinan, Kementerian Sosial menetapkan target proyeksi pertumbuhan jumlah siswa Sekolah Rakyat secara progresif dengan target 2029 bisa menampung total lebih dari 800.000 untuk jenjang SD, SMP, SMA.
Wakil Bupati Kulon Progo, Ambar Purwoko, menyambut baik dan bersyukur atas kepastian operasional Sekolah Rakyat di Kulon Progo pada tahun ajaran ini.
Menanggapi arahan Mensos terkait pemenuhan fasilitas atau tenaga pendukung yang sekiranya masih kurang, Ambar menyatakan komitmen penuh jajaran pemerintah daerah untuk berkolaborasi.
Ia pun mengusulkan agar operasional teknis sekolah turut memberdayakan warga sekitar.
Baca Juga: Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Kulon Progo, AHY: Sekolah Gratis Semua Ditanggung Negara
Untuk wilayah DIY, tercatat total 314 siswa yang siap menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat.
Mayoritas siswa didominasi anak-anak asal Kulon Progo, yakni sebanyak 187 siswa, dengan rincian 7 siswa SD, 90 siswa SMP, dan 90 siswa SMA.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 4Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 5Tangan di Saku, Manajer PSIM Iksan Mahar Meminta Maaf
- 6Hadapi PSIM, PSM Makassar Lakukan Persiapan Khusus
- 7Kapolda Baru DIY Bakal Terbitkan Aturan Unjuk Rasa
- 8Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam








