Jogja

359 Siswa Sekolah Rakyat Kulon Progo Mulai Program Pembelajaran

Haris Ma'ani | 3 Agustus 2026, 07:42 WIB
359 Siswa Sekolah Rakyat Kulon Progo Mulai Program Pembelajaran
Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Rakyat Kulon Progo yang dimulai 31 Juli kemarin, (foto: instagram/pemkab.kulonprogo)

Akurat.co,Jogja-Sebanyak 359 siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) Kulon Progo memulai pembelajaranya sejak Jumat (31/7).

Pada awal pembelajaran, siswa menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Kegiatan MPLS diadakan 31 Juli-14 Agustus mendatang.

Kegiatan MPLS dibuka oleh Wakil Bupati Kulon Progo, Ambar Purwoko di Aula SRT 1 Kulon Progo.

Baca Juga: Fenomena Sekolah Negeri Sepi Peminat, Pakar UMY: Pemerataan Bukan Berdasar Jarak Semata

Dalam sambutannya Ambar mengatakan, keberadaan SRT di Kulon Progo menjadi hal yang sangat luar biasa.

Fasilitas yang dimiliki pun sangat baik dan sesuai dengan harapan.

Karenanya, ia berharap para siswa yang belajar di SRT juga dapat meraih cita-cita yang diinginkan.

“Pada pembukaan MPLS ini, kami berharap semua wali murid bisa ikhlas dan dapat pasrah menyerahkan putra-putri untuk dididik di sini," katanta.

Diungkapkan Ambar, keberadaan SRT memang diperuntukkan bagi anak usia sekolah namun memiliki keterbatasan ekonomi.

Harapannya, dengan memperoleh pendidikan layak, mereka dapat mengubah nasib dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

SRT 1 Kulon Progo sendiri terletak di Kalurahan Gulurejo, Kapanewon Lendah, Kulon Progo.

Sementara itu, Kepala Sekolah SRT 1 Kulon Progo, Agus Ristanto mengungkapkan, kegiatan MPLS ini akan berlangsung pada 31 Juli-14 Agustus 2026.

Tidak hanya pengenaan lingkungan sekolah saja, MPLS di SRT juga mengenalkan lingkungan tempat tinggal para siswa, karena sekolah ini merupakan sekolah berasrama.

Agus Ristanto mejelaskan, jmlah siswa SRT 1 Kulon Progo saat ini ada 359 orang.

Terdiri dari 31 siswa SD, 158 siswa SMP, dan siswa SMA sebanyak 170 orang.

"Mereka terbagi menjadi 11 rombongan belajar yang akan kami bersamai hingga nanti mereka lulus,” ungkapnya.

Baca Juga: Pemkot Jogja Tambah 10 Sekolah Siaga Kependudukan, Apa Itu?

Agus berharap, seluruh siswa bisa betah selama menempuh pendidikan di SRT dan bisa tetap kompak bersama para tenaga pendidik yang ada.

Dengan begitu para siswa dapat meraih kesuksesan yang diinginkan.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.