Jogja

Cerita di Balik Light Show UII di Stasiun Tugu

Haris Ma'ani | 23 Juli 2026, 12:06 WIB
Cerita di Balik Light Show UII di Stasiun Tugu
Potret light show UII beberapa waktu lalu. (foto: dok.UII)

Akurat.co,Jogja-Penumpang kereta di Stasiun Tugu, juga masyarakat, pastinya pernah menikmati suguhan Light Show pada masa libur sekolah, Juni kemarin.

Ternyata ada kisah menarik di balik pertunjukan yang berlangsung setiap pukul 19.00 hingga 22.00 wib pada 11-12 Juni silam.

Baca Juga: UII Resmikan PusatRiset Mikroba Endofit dan Pusat Studi Farmasi

Dikutip dari laman resmi UII, pertunjukan tersebut menjadi bagian dari kampanye UII untuk memperkenalkan kampus kepada masyarakat luas melalui media visual yang kreatif dan mudah diakses.

UII Light show bukan promosi biasa

UII Light Show memanfaatkan teknologi projection mapping, yakni teknik pemetaan visual yang memproyeksikan berbagai animasi, ilustrasi, serta informasi ke permukaan dinding di pintu masuk timur Stasiun Tugu Yogyakarta.

Pemilihan lokasi ini dinilai strategis karena menjadi salah satu titik dengan mobilitas masyarakat yang tinggi, baik penumpang kereta api maupun wisatawan yang datang dan berangkat dari Kota Yogyakarta.

Melalui pertunjukan tersebut, UII menghadirkan visual yang menampilkan identitas universitas, perjalanan sejarah, serta nilai-nilai yang dimiliki kampus.

Tayangan yang diproyeksikan dikemas secara dinamis sehingga mampu menarik perhatian para pengunjung yang melintas di area stasiun.

Selama pertunjukan berlangsung, tidak sedikit masyarakat yang berhenti sejenak untuk menyaksikan visual mapping tersebut.

Pengunjung juga tampak mengabadikan momen menggunakan telepon genggam mereka.

Berbeda dengan bentuk promosi konvensional, UII memilih pendekatan yang lebih interaktif melalui pertunjukan cahaya.

Selain memberikan pengalaman visual yang menarik, konsep ini juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengenal Universitas Islam Indonesia dengan cara yang lebih menyenangkan.

Kehadiran pertunjukan di ruang publik memperluas jangkauan kampanye kampus sehingga dapat menjangkau masyarakat yang sebelumnya belum memiliki banyak informasi mengenai UII.

Salah seorang pengunjung Stasiun Tugu, Irfan, yang sempat menyasikan suguhan itu, mengaku terkesan.

Ia, yang awalnya tidak begitu tahu tentang UII jadi tertarik mencari tahu keberaannya.

"Suguhannya menarik. Bagi penumpang kereta jarak jauh kayak saya, jadi terhibur. Kampus UII keren," katanya.

Baca Juga: 6 Pernyataan Sikap UII terhadap Situasi Bangsa, Tuntut RI Kutuk Israel dan AS hingga Evaluasi MBG

Antusiasme masyarakat yang terlihat selama penyelenggaraan UII Light Show menunjukkan bahwa ruang publik dapat dimanfaatkan sebagai media komunikasi yang efektif antara institusi pendidikan dengan masyarakat.

Melalui pendekatan kreatif seperti projection mapping, informasi mengenai kampus dapat disampaikan secara lebih menarik dibandingkan melalui media promosi biasa.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.