Mahasiswa Internasional dari Negara Ini Ikut Diwisuda di UPN 'Veteran' Yogyakarta

Akurat.co, Jogja - Sebanyak 909 wisudawan Universitas Pembangunan Nasional 'Veteran' Yogyakarta mengikuti Wisuda Periode V Tahun Akademik 2025/2026 di Auditorium WR Supratman, Sabtu (26/06/2026). Dari jumlah tersebut, 868 wisudawan dari program Sarjana (S1), 40 Program Magister (S2) dan 1 wisudawan Program Doktor (S3).
Di antara para wisudawan tersebut, terdapat tiga mahasiswa internasional. Mereka adalah Mericio Juvinal Dos Reis dari Timor Leste (Magister Ilmu Komunikasi), Thadar Shin Thant dari Myanmar (Magister Ilmu Tanah) dan Han Nadi Oo dari Myanmar (Magister Manajemen).
Sebanyak 610 wisudawan meraih predikat Lulus Dengan Pujian (Cumlaude). IPK tertinggi untuk Program Magister adalah 4,00 dan Program Sarjana 3,98. Masa studi tercepat adalah 1 tahun 5 bulan 11 hari untuk Program Magister dan 3 tahun 5 bulan 8 hari untuk Program Sarjana.
Pada periode ini, terdapat 17 wisudawan yang berhasil meraih penghargaan Karya Cendekia. Penghargaan ini diberikan kepada lulusan yang memiliki prestasi akademik dan nonakademik baik dalam maupun luar negeri, lulus dengan masa studi singkat, serta aktif berkegiatan organisasi maupun sosial.
Baca Juga: UPN “Veteran” Yogyakarta Perpanjang Pendaftaran Seleksi Terbuka Rektor Periode 2026-2030
Lulusan terbaik peraih peringkat pertama Karya Cendekia dalam wisuda kali ini adalah Jonathan Stanley Federico Purnomo. Mahasiswa Jurusan Hubungan Internasional tersebut dengan IPK 3,9 dan lama masa studi 3 tahun 10 bulan.
Ia berhasil mengukir prestasi pada 10 kejuaraan taekwondo tingkat nasional, mempublikasikan karya tulis ilmiah, serta aktif mengikuti organisasi kemahasiswaan.
Rektor UPN 'Veteran' Yogyakarta, Prof Mohamad Irhas Effendi menyampaikan sejumlah bekal utama kepada para wisudawan sebagai pedoman dalam menapaki dunia kerja maupun kehidupan bermasyarakat.
Salah satunya untuk terus pembelajar sepanjang hayat. “Jangan pernah berhenti belajar," jelasnya.
Baca Juga: Tanding di Kejuaraan Internasional, UKM Taekwondo UPN Veteran Yogyakarta Sukses Sabet 20 Medali
Rektor juga menekankan pentingnya kemampuan beradaptasi dan berinovasi di tengah perkembangan teknologi yang makin pesat serta transformasi di berbagai organisasi.
Menurutnya, lulusan UPN “Veteran” Yogyakarta harus mampu menguasai teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai kemanusiaan.
“Teknologi tidak akan pernah menggantikan nilai-nilai kemanusiaan. Empati, kepedulian, kejujuran, integritas, kepemimpinan, kemampuan bekerja sama, dan kebijaksanaan tetap menjadi keunggulan manusia yang tidak dapat digantikan oleh mesin,” pesan Rektor.
Selain itu, Rektor mengingatkan para wisudawan untuk senantiasa menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme dengan memegang teguh kejujuran, disiplin, tanggung jawab, serta etika profesi dalam setiap langkah pengabdian.
Baca Juga: 4.250 Mahasiswa UPN “Veteran” Yogyakarta Mengabdi ke Masyarakat
Perwakilan mahasiswa internasional, Mericio Juvinal Dos Reis, menyampaikan apresiasi kepada UPN “Veteran” Yogyakarta atas kesempatan yang diberikan kepadanya untuk menempuh pendidikan melalui program beasiswa.
Ia berharap agar UPN “Veteran” Yogyakarta terus memperkuat jejaring kerja sama dengan para alumni mahasiswa internasional.
"Hubungan baik yang terjalin dengan para alumni dapat menjadi jembatan untuk memperluas kolaborasi dengan berbagai negara," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 412 Atlet SOIna DIY Siap Berlaga di PESONAS II 2026 Kupang
- 5Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 6Jelang Hari Santri 2026, Kemenag Sleman dan FKUB Reresik Pondok Pesantren
- 7Perjuangan Muhammad Yunus Kuliah di UNY, jadi Ojol Makanan saat Waktu Luang
- 8Ada Agenda Keagamaan, Laga PSIM vs PSM Digelar tanpa Penonton
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam









