Jogja

UAD Resmi Buka Penerimaan Mahasiswa Baru 2027

Haris Ma'ani | 14 Oktober 2026, 10:02 WIB
UAD Resmi Buka Penerimaan Mahasiswa Baru 2027
PMB 2027 ditandai melalui kegiatan Kick-Off di Amphitarium Kampus IV UAD, Senin (12/10).-foto: UAD

Akurat.co,Jogja-Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta resmi membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2027.

PMB 2027 ditandai melalui kegiatan Kick-Off di Amphitarium Kampus IV UAD, Senin (12/10).

Kepala Biro Akademik dan Admisi (BAA) UAD, Prof. Dr. apt. Wahyu Widyaningsih mmenyampaikan bahwa pendaftaran PMB 2027 dibuka untuk berbagai jenjang pendidikan.

Baca Juga: Inovatif, Mahasiswa UAD Ciptakan Nanogel dari Lidah Buaya dan Ikan Bagus untuk Luka Bakar

“Pada 12 Oktober 2026, pendaftaran mahasiswa baru UAD 2027 resmi dibuka untuk program sarjana, sarjana terapan, magister, doktor, dan profesi," katanya.

Ia menambahkan, sistem pelayanan PMB UAD juga telah siap melayani seluruh proses penerimaan dengan kapasitas dan kualitas yang ditingkatkan agar mudah diakses calon mahasiswa melalui website PMB UAD.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UAD, Dr. Gatot Sugiharto menjelaskan bahwa UAD memiliki tiga nilai dasar dalam mencapai visi, misi, dan tujuannya.

Ia menjelaskan, UAD memiliki tiga nilai dasar, yaitu inovatif, profesional, dan dedikatif.

Sebanyak 72 persen program studi UAD telah terakreditasi Unggul.

"UAD juga diakui di tingkat nasional dan global, didukung dosen berkualitas, serta menjadi kampus inklusif yang mendorong mahasiswa berprestasi hingga tingkat nasional dan internasional,” katanya.

Sementara Rektor UAD, Prof. Dr. Muchlas menyampaikan bahwa calon mahasiswa perlu mempertimbangkan kebutuhan dunia kerja, minat pribadi, harapan orang tua, serta kualitas perguruan tinggi sebelum menentukan pilihan.

“Pertimbangan memilih perguruan tinggi meliputi pekerjaan dan profesi yang dibutuhkan dunia usaha, dunia industri, dan pemerintahan, passion atau minat pribadi, serta pilihan perguruan tinggi yang mampu memberikan keterampilan, soft skills, dan sikap yang baik.

UAD berupaya memenuhi kebutuhan tersebut sekaligus menanamkan nilai-nilai keagamaan,” ujarnya.

Baca Juga: Ditangan Mahasiswa UAD, Limbah Apas Tahu Dijadikan Suvenir Keren

Di sisi lain, Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UAD, Prof. Dr. Irwan Akib mengingatkan bahwa peningkatan mutu perguruan tinggi harus terus dilakukan.

"Mutu itu tidak pernah selesai. Kita tidak boleh merasa sudah berada di puncak karena pada akhirnya mutu bisa menurun," ujarnya dikutip dari laman resmi UAD, Rabu (14/10).

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.