Mahasiswa UAD Ciptakan Mochi Citarasa Lokal, Ada Nastar hingga Pisang Cokelat

Akurat.co,Jogja-Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses berkreasi di bidang kuliner.
Tim mahasiswa Program Studi Sastra Inggris menciptakan inovasi produk pangan bertajuk Mochi Rasa Nusantara atau Citara.
Mochi ini mengusung cita rasa lidah lokal. Berbeda dengan mochi pada umumnya, Citara memadukan hidangan penutup khas Jepang dengan cita rasa yang lekat dengan budaya kuliner Indonesia.
Baca Juga: Gelorakan Aman Berkendara, Astra Motor Yogyakarta Gandeng UAD
Tim menghadirkan tiga varian rasa, yaitu nastar, klepon, dan pisang cokelat, yang masing-masing memiliki makna tersendiri.
Tim yang diketuai oleh Taqiyya Afanin Sholihah ini beranggotakan Naila Lathifatul Maulida, Jesica Lintang Marcheliana, Jihan Qaisyara, dan Yumna Ulya’ Afifah.
Varian nastar dipilih karena identik dengan momen Lebaran dan kebersamaan keluarga.
Sementara itu, klepon merepresentasikan jajanan pasar tradisional yang menjadi bagian dari kekayaan kuliner Nusantara.
Adapun varian pisang cokelat menghadirkan nostalgia jajanan sekolah dan camilan rumahan yang akrab di kalangan masyarakat.
Tidak hanya dari sisi rasa, tim juga menghadirkan konsep produk yang mengangkat nilai-nilai lokal.
Citara dikemas menggunakan besek mini yang dilengkapi alas daun pisang sehingga memberikan kesan tradisional sekaligus ramah lingkungan.
Selain itu, setiap varian mochi memiliki karakter maskot tersendiri yang diwujudkan dalam bentuk stiker sebagai identitas produk.
Berkat inovasinya ini, Citara berhasil meraih juara I Kategori Inovasi Produk serta Juara Harapan I Kategori Video Kreatif pada ajang UAD FAIR #5 Tahun 2026.
Salah satu anggota tim, Jihan Qaisyara, mengungkapkan bahwa pencapaian tersebut menjadi pengalaman yang tidak terlupakan bagi seluruh anggota.
Jihan mengatakan, sebenarnya persiapan mereka jauh dari sempurna. Waktu yang tersedia cukup terbatas.
Baca Juga: 5 Fakta Penting Rektor UAD dan UMY Kritik Jalur Mandiri PTN, Mahasiswa Sudah Bayar Pilih Mundur
"Namun, kemenangan ini menjadi bukti bahwa keterbatasan waktu bukanlah penghalang selama kami mau berusaha, bekerja sama, dan memberikan yang terbaik,” ujarnya dikutip dari laman resmi UAD.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 412 Atlet SOIna DIY Siap Berlaga di PESONAS II 2026 Kupang
- 5Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 6Jelang Hari Santri 2026, Kemenag Sleman dan FKUB Reresik Pondok Pesantren
- 7Perjuangan Muhammad Yunus Kuliah di UNY, jadi Ojol Makanan saat Waktu Luang
- 8Ada Agenda Keagamaan, Laga PSIM vs PSM Digelar tanpa Penonton
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam








