Jogja

Mandiri Jogja Marathon 2026 Diikuti 10.000 Pelari

Haris Ma'ani | 24 April 2026, 10:05 WIB
Mandiri Jogja Marathon 2026 Diikuti 10.000 Pelari
Momen pelaksanaan Mandiri Jogja Marathon 2025. (foto: instagram/mandiri_jogmar

Akurat.co,Jogja- Gelaran Mandiri Jogja Marathon (MJM) 2026 akan diikuti 10.000 pelari dari seluruh Indonesia dan mancanegara pada 21 Juni 2026 mendatang.

Hal tersebut disampaikan Regional CEO Bank Mandiri Region VII/Jawa 2, Iwan Tri Imawan.

Ia menjelaskan jika tahun lalu 9.000 lebih tiket MJM ludes dalam waktu 20 menit, pada tahun ini, 10.000 tiket MJM habis dalam waktu 15 menit.

Baca Juga: Mandiri Jogja Marathon 2025 Dijadikan Momen Kampanye Hijau, Peserta Bisa Itung Emisi Karbon hingga Daur Ulang Pakaian jadi Suvenir

"Mencerminkan tingginya animo masyarakat yang ingin mengikuti event ini, yang mana pelari yang turut serta tak hanya berasal dari lokal, tetapi juga internasional," ujarnya usai bertemu Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X, Kamis (23/4/2026).

Iwan mengatakan, pihaknya pun akan menindaklanjuti pesan Sri Paduka.

Terutama untuk berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata DIY untuk lebih memperkenalkan situs-situs yang mungkin sekarang belum dikenal oleh masyarakat luas.

"Ini ide yang sangat bagus sekali dalam bentuk mungkin barcode dan sebagainya," ujarnya.

Iwan mengutarakan, dalam MJM 2026 terdapat beberapa kegiatan lain yang akan diselenggarakan sebagai wujud Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Di antaranya, seperti pemeriksaan kesehatan gratis dan sunatan massal.

Ada pula lomba cheering dan bersih desa yang digelar pada 21 desa yang dilewati pelari MJM guna kian menyemarakkan event ini.

Selain itu, meski belum memasuki tahap kurasi, Iwan juga memastikan akan dihadirkan kurang lebih sekitar 200 sampai 300-an UMKN pada hari pelaksanaan MJM 2026 di Prambanan mendatang.

Baca Juga: Mandiri Jogja Marathon 2025 Bakal Diikuti 9.200 Pelari dari 17 Negara, Perkuat Posisi Yogyakarta sebagai Destinasi Sport Tourism

Sementara itu, KGPAA Paku Alam X pun memberikan dukungan penuh sekaligus mendorong lahirnya berbagai kreativitas guna menciptakan efek berganda yang lebih luas dari pelaksanaan event lari berskala internasional ini.

Sri Paduka salah satunya mengusulkan agar pelaksanaan MJM dapat dikoordinasikan dan dikolaborasikan bersama Dinas Pariwisata DIY.

Utamanya, yakni terkait pencantuman MJM dalam Calender of Event tahunan DIY serta menghadirkan scan QR Code ‘Visiting Jogja’, aplikasi yang ditujukan bagi masyarakat umum untuk memudahkan dalam mencari informasi wisata, kuliner dan event yang ada di Yogyakarta.

“Nanti di nametagnya mungkin bisa ditambahkan scan QR Code aplikasi Visiting Jogja untuk memudahkan para tamu kita juga di sini," katanya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.