Jogja

5 Fakta Menarik Slogan PSIM Dipelesetkan Ayodek, Pembuat Minta Maaf, Suporter Rencanakan Boikot

Tegar Wahyudi | 7 Agustus 2026, 08:01 WIB
5 Fakta Menarik Slogan PSIM Dipelesetkan Ayodek, Pembuat Minta Maaf, Suporter Rencanakan Boikot
Tangkapan layar pelesetan AYoDeK. (foto: X/via FXHarminanto)

Akurat.co,Jogja-Polemik mewarnai tim PSIM menjelang bergulirnya kompetisi Super League musim 2026/2027.

Polemik diawali dari ulah salah pemilik apparel lokal RMB, Ragil Muhammad Badai.

RMB memelesetkan slogan ikonik Aku Yakin Dengan Kamu (AYDK) menjadi "AYoDeK".

Baca Juga: Lirik Lagu Aku Yakin dengan Kamu, Anthem PSIM yang Menggelora di Latihan Perdana

Pelesetan ini memunculkan kemarahan di antara fans Laskar Mataram.

Sejumlah fakta menarik mewarnai kasus ini. Apa saja?

1. Suporter sebut tindakan tak pantas

Salah satu suporter PSIM, Andre Firmansyah menilai tindakan pemilik apparel RMB tersebut tak pantas.

Andre menyebut semestinya pemilik brand apparel itu memhamai nilai dan identitas PSIM.

2. Brand diisukan jadi apparel PSIM

Yang membuat fans semakin kecewa, apparel RMB diisukan akan menjadi bagian PSIM untuk musim ini.

Kalau brand, di mana pemiliknya brandnya malah tidak menghargai betapa berartinya slogan AYDK, fans pun mengaku bakal bersikap.

3. Boikot produk apparel

Andre menambahkan jika nantinya manajemen PSIM tetap memakai brand RMB, di mana pemiliknya sudah jelas-jelas menghina identitas klub, fans pun menyatakan akan memboikot produk resmi klub.

4. Permintaan maaf Ragil Muhammad Badai

Setelah candaannya menjadi polemik, Ragil Muhammad Badai pun menyampaikan permintaan maaf melalui surat.

Dalam surat pernyataan yang beredar di media sosial, Ragil Muhammad Badai mengaku menyesali unggahannya yang memplesetkan slogan AYDK menjadi “AYoDeK”.

Ia menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga besar PSIM, manajemen, Brajamusti, The Maident, dan seluruh pecinta PSIM.

"Saya sangat menyadari bahwa unggahan tersebut tidak pantas karena ‘AYDK’ bukan sekadar singkatan, melainkan memiliki makna mendalam serta nilai yang sangat sakral bagi identitas PSIM," tulis Ragil dalam surat yang muncul di akun resmi RMB.

Ia juga menegaskan tidak pernah memiliki niat menghina maupun melukai perasaan pendukung PSIM.

"Tidak ada sedikit pun niat dari saya untuk menghina atau melakukan hal negatif kepada PSIM Jogja maupun melukai hati teman-teman suporter. Sekali lagi saya memohon maaf kepada seluruh keluarga besar PSIM Jogja dan semua pihak yang kecewa terhadap unggahan saya," lanjutnya.

5. Brajamusti minta evaluasi kerja sama apparel

Menanggapi permintaan maaf tersebut, Presiden Brajamusti, RM Satriyo Wijayanto, menyatakan pihaknya memahami bahwa setiap orang dapat membuat konten ringan atau membangun antusiasme.

Namun, menurutnya, penggunaan plesetan “AYoDeK” terhadap AYDK telah melukai perasaan suporter.

Baca Juga: PSIM Pertahankan 2 Pemain Asingnya

Karena hal tersebut, Brajamusti meminta seluruh pihak yang berkepentingan untuk segera mengevaluasi dan mempertimbangkan kembali komitmen kerja sama yang selaras dengan iklim sepak bola PSIM.

"Menghormati identitas klub dan suporternya adalah pedoman utama untuk menjadi bagian dari PSIM. Kami tegas meminta PSIM mengevaluasi dan mempertimbangkan kembali komitmen kerjasama," terang Satriyo.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.