Profil Bek Muda PSS Saiful Djoge, Kelahiran Halmahera, Mentas dari Panggung EPA

Akurat.co,Jogja-Gol Melvyn Lorenzen di menit ke-90+6 memang tak bisa menyelamatkan PSS dari kekalahan saat bertandang ke Bali United, Jumat (4/9) malam wib.
PSS tetap pulang ke Sleman dengan mengantongi kekalahan 1-2.
Tapi, proses yang sekaligus menjadi gol debut Melvyn menyimpan potensi menjanjikan PSS.
Potensi umpan silang dan serangan dari sisi lapangan bisa menjadi opsi PSS di laga-laga berikut.
Baca Juga: Terkuak Alasan Seto Nurdiyantoro Kembali ke PSS Sleman
Potensi itu ditunjukkan oleh bek muda, Muhammad Saiful Djoge. Umpan silang apiknya membuat PSS bisa memperkecil keadaan.
Pada laga ini, Saiful baru dimasukkan pada menit ke-63 menggantikan Claudio Mutzi. Tapi perannya di sisi kiri memberikan harapan.
Beberapa kali penetrasinya memberikan opsi serangan PSS. Bertahannya juga membantu tim.
Profil Saiful Djoge
Dikutip dari transfermarkt, Saiful adalah pemain kelahiran Halmahera Utara, 24 Maret 2006.
Artinya, usianya baru menyentuh 20 tahun saat ini.
Pemain setinggi 1,69 meter ini bergabung ke PSS pada musim 2025/2026 atau saat Elang Jawa masih berjuang promosi ke Super League.
Ia bisa dimainkan di posisi bek tengah, bek kanan atau fullback maupun sayap kanan.
Baca Juga: Setahun Vakum, Seto Nurdiyantoro Kembali ke PSS
Nama Saiful mulai naik ke permukaan saat memperkuat tim EPA Dewa United. Di mana ia ikut membawa Dewa menjadi runner-up EPA Liga 1 U20 musim 2024/2025.
Dari sana perjalanan kariernya berlanjut ke PSS. Dan ia menjadi salah satu bagian skuad promosi yang dipertahankan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 412 Atlet SOIna DIY Siap Berlaga di PESONAS II 2026 Kupang
- 5Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 6Jelang Hari Santri 2026, Kemenag Sleman dan FKUB Reresik Pondok Pesantren
- 7Perjuangan Muhammad Yunus Kuliah di UNY, jadi Ojol Makanan saat Waktu Luang
- 8Ada Agenda Keagamaan, Laga PSIM vs PSM Digelar tanpa Penonton
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam









