Pelatih PSS Pieter Huistra Akui Timnya Mudah Kebobolan

Akurat.co,Jogja-Evaluasi dilakukan PSS seusai kalah telak 1-3 pada pekan kedua BRI Super League, Sabtu (12/9).
Lebih-lebih kekalahan tersebut terjadi di kandang, Stadion Maguwoharjo. Kalah di hadapan 14.000 Slemania yang memberikan dukungan penuh.
Pelatih PSS, Pieter Huistra mengakui timnya melakukan kesalahan yang membuat Madura United mampu mencetak gol demi gol.
"Kami terlalu mudah kebobolan gol lagi. Itu adalah sesuatu yang harus kami perbaiki,” kata Pieter Huistra.
Baca Juga: Prediksi PSS vs Madura United, Dukungan Slemania Untungkan Elang Jawa
"Babak pertama, kami bermain cukup memegang kendali. Madura United sepertinya tidak memiliki peluang sama sekali di babak pertama, sampai di menit-menit akhir, pada menit ke-45, sebuah tendangan dari jarak 30, 40, atau 50 meter masuk ke gawang,” Pieter Huistra menambahkan.
Penyelesaian akhir juga menjadi perhatian
Pelatih asal Belanda itu juga memberikan perhatian pada aspek penyelesaian akhir PSS.
Dia menyebut timnya memiliki sejumlah peluang, hanya saja belum mampu dikonversi menjadi gol.
“Tetapi juga, kami memiliki banyak peluang. Kami harus lebih efektif dalam mencetak gol,” Pieter Huistra menegaskan.
Sementara itu, terkait dua kekalahan dari dua laga yang sudah dijalani PSS, Huistra mengakui hasil tersebut tentu saja bukanlah langkah awal yang diinginkan PSS setelah promosi ke Super League.
Namun demikian, ia menilai masih banyak kesempatan bagi timnya untuk berkembang.
“Bukan hal yang bagus memulai kompetisi dengan kekalahan, apalagi ketika Anda baru promosi, memulai dengan dua kekalahan.
Saya pikir ada cukup kualitas di tim, dan tim PSS akan memiliki banyak ruang untuk tumbuh," ujarnya lagi.
Mantan pelatih Borneo FC Samarinda itu bersyukur meski tim saat ini sedang mendapat dua hasil tak menggembirakan, namun suporter tetap memberikan dukungan terbaiknya.
Baca Juga: Pelatih PSS Pieter Huistra Fokus Perbaiki Penguasaan Bola
“Hal yang baik adalah para suporter tetap berdiri di belakang kami, dan para pemain juga tidak menyerah. Kami harus berbuat lebih baik,” pungkasnya.
Perbaikan perlu segera dilakukan. Terlebih, laga berikut tak kalah berat karena menghadapi Dewa United, Minggu (20/9).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 412 Atlet SOIna DIY Siap Berlaga di PESONAS II 2026 Kupang
- 5Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 6Jelang Hari Santri 2026, Kemenag Sleman dan FKUB Reresik Pondok Pesantren
- 7Perjuangan Muhammad Yunus Kuliah di UNY, jadi Ojol Makanan saat Waktu Luang
- 8Ada Agenda Keagamaan, Laga PSIM vs PSM Digelar tanpa Penonton
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam









