Jeda Internasional Dimanfaatkan PSS Tingkatkan Performa Tim

Akurat.co,Jogja-Seolah tak ada kata libur bagi PSS dengan kondisi performa tim yang kurang menggembirakan.
Tim berjuluk Elang Jawa ini pun memanfaatkan tiga pekan jeda internasional FIFA Matchday untuk meningkatkan performa tim.
Mulai kondisi fisik, ritme, dan berbagai aspek kelemahan tim diperbaiki selama jeda internasional.
Baca Juga: Kalah dalam 3 Laga Awal, Fans PSS Berharap Finis 10 Besar
Pelatih PSS, Pieter Huistra memfokuskan pada aspek penguatan dan kebugaran fisik penggawa Super Elang Jawa pada dua pekan pertama liburan.
Menurutnya, program ini memastikan skuadnya memiliki kebugaran fisik lebih kuat dan siap ketika kompetisi kembali bergulir.
“Kami menjalani dua pekan pertama dalam periode internasional. Selama itu, kami bekerja keras, terutama dari sisi fisik.
Penting bagi pemain untuk berada dalam kondisi fisik yang benar-benar siap menghadapi pertandingan-pertandingan berikutnya,” kata Pieter Huistra.
Intensitas latihan fisik yang telah berlangsung selama dua pekan.
Huistra menyebut para pemainnya merasakan beban latihan yang diberikan.
Setelah dua pekan digenjot dari sisi fisik, fokus PSS mulai bergeser.
Pekan selanjutnya digunakan untuk mengarahkan persiapan pada calon lawan, termasuk membangun kembali detail permainan yang dibutuhkan dalam pertandingan.
Perbaikan pun tidak hanya menyasar satu bagian permainan. Pieter menilai PSS masih memiliki ruang untuk berkembang di berbagai aspek, termasuk kemampuan pemain menghadapi setiap situasi yang muncul selama pertandingan.
“Menurut saya, kami masih harus meningkatkan banyak hal, bahkan di setiap aspek permainan.
Kami harus memperbaiki setiap momen dalam pertandingan. Secara umum, kami masih harus mengejar ketertinggalan dan terus berkembang menjadi lebih baik,” katanya.
Meingkatkan ritme pertandingan menjadi bagian lain dari program selama jeda.
PSS menggelar game internal dengan format 11 lawan 11 untuk memberikan pengalaman bermain sekaligus menjadi ruang bagi tim pelatih mencoba sejumlah komposisi pemain.
"Kami cukup sering bermain 11 lawan 11. Hal seperti ini penting agar pemain kembali mendapatkan feel dalam pertandingan. Inilah yang perlu terus kami kerjakan,” tutur pelatih asal Belanda itu.
Baca Juga: Kalah dalam 3 Laga Awal BRI Super League, Ini Kata Pelatih PSS Pieter Huistra
Rangkaian program tersebut menjadi bagian dari upaya tim membangun kesiapan secara bertahap sebelum kembali ke kompetisi.
Pada pekan keempat BRI Super League 2026/27, PSS dijadwalkan menjamu PSM Makassar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (11/10) mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 412 Atlet SOIna DIY Siap Berlaga di PESONAS II 2026 Kupang
- 5Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 6Jelang Hari Santri 2026, Kemenag Sleman dan FKUB Reresik Pondok Pesantren
- 7Perjuangan Muhammad Yunus Kuliah di UNY, jadi Ojol Makanan saat Waktu Luang
- 8Ada Agenda Keagamaan, Laga PSIM vs PSM Digelar tanpa Penonton
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam









