Jogja

5 Fakta Menarik Pelatih Sementara PSIM Guntur Cahyo Utomo, Pria Solo yang Pernah di Tim U-19 Indonesia

Haris Ma'ani | 19 Oktober 2026, 12:15 WIB
5 Fakta Menarik Pelatih Sementara PSIM Guntur Cahyo Utomo, Pria Solo yang Pernah di Tim U-19 Indonesia
Pelatih sementara PSIM, Guntur Cahyo Utomo-foto: Instagram/gunturcu

Akurat.co,Jogja-Sepeninggal Jean-Paul Van Gastel, PSIM memercayakan kursi kepelatihan sementara kepada Guntur Cahyo Utomo.

Guntur dipercaya menangani PSIM sementara waktu sampai pada penunjukan pelatih resmi.

Baca Juga: Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah

Bagi yang belum begitu mengenal sosok Guntur, berikut sejumlah fakta menarik tentangnya:

1. Pria kelahiran Surakarta

Guntur lahir di Surakarta atau Solo pada 19 September 1980. Usianya saat ini 40 tahun.

Selama ini kariernya banyak diisi di tim junior dan pengembangan akademi.

2. Sempat tangani tim U-19 Indonesia

Guntur sempat menjadi asisten pelatih di tim U-19 Indonesia. Kariernya di tim U-19 Indonesia terjadi pada 2012/2013 dan 2017/2018.

3. Pemegang lisensi A AFC

Guntur Cahyo adalah pelatih dengan Lisensi A AFC. Pelatih pemegang lisensi ini sebenarnya bisa menjadi pelatih kepala tim Liga 1 seperti PSIM.

Guntur pun memiliki syarat untuk menakhodai PSIM di BRI Super League.

4. Asisten pelatih Van Gastel

Guntur sebelumnya merupakan asisten pelatih Jean-Paul Van Gastel di PSIM.

Sebelum menjadi asisten pelatih di PSIM, Guntur pernah menjadi direktur teknis, asisten, dan pelatih interim di Nusantara United.

Guntur juga tercatat pernah menjadi asisten pelatih PSS Sleman pada musim 2021/2022.

Ia juga pernah menjabat sebagai Football Academy Manager I League, badan liga sepak bola nasional.

5. Yuliana Tasno nilai keputusannya benar

Saat mengumumkan memecat Van Gastel dan menunjuk Guntur, Bos PSIM, Yuliana Tasno mengatakan, keputusan tegas tersebut diambil tidak hanya karena adanya tekanan dari suporter yang kecewa dengan performa PSIM, namun juga diambil berdasarkan penilaiannya mengenai hal yang terbaik bagi PSIM.

“Yang pasti, pada prinsipnya adalah saya melakukan apa yang benar untuk PSIM,” dia menegaskan.

Dari lima laga yang sudah dijalani PSIM, perfoma Ze Valente dkk memang belumlah bisa membuat stakeholder PSIM tersenyum.

Pasalnya PSIM hanya mampu mencetak tiga gol dan sudah kebobolan sebanyak 10 kali.

Bahkan pada dua kekalahan terakhir di laga home, PSIM kebobolan enam gol dan hanya mampu mencetak satu gol saja.

Baca Juga: Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam

Pada papan klasemen sementara, PSIM kini ada di peringkat ke-16 dari 18 tim dengan baru mengoleksi satu poin saja.

Mampukah Guntur mengangkat performa PSIM? Jawabannya akan tampak saat ia memimpin Laskar Mataram menghadapi tuan rumah, Bhayangkara FC, Selasa (20/10).

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.