Jogja

Kampung Lele Asap Kulon Progo, Tembus Pasar Bandung, Ikon Baru Kuliner DIY

Atiek Widyastuti | 7 Mei 2026, 08:04 WIB
Kampung Lele Asap Kulon Progo, Tembus Pasar Bandung, Ikon Baru Kuliner DIY
Momeb peluncuran Kampung Lele Asap Jati Kulon Progo oleh Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto. (foto: pemkab kulon progo)

Akurat.co,Jogja- Wisata DIY selalu memiliki yang baru. Kampung Lele Asap di Kulon Progo adalah buktinya.

Kampung Lele Asap ada di Padukuhan Jati, Kalurahan Banaran, Kapanewon Galur.

Di Padukuhan Jati pengolahan lele menjadi mata pencaharian warga.

Baca Juga: Komisi C DPRD DIY Soroti Permasalahan Underpass Kulur Temon Kulonprogo

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kulon Progo, Drajat Purbadi, mengatakan, total produksi pengolahan mencapai 450 kilogram (kg) per hari.

Di mana pengolahan tersebut digerakkan 32 pengolah aktif.

Pemasaran tembus Bandung

Menariknya, kata Drajat, sebesar 80 persen pemasaran lele asap dikirim ke Bandung.

Saat ini, Pemkab sedang membantu mendaftarkan Indikasi Geografis (IG) ke kementerian.

"Ini agar Lele Asap Jati sah menjadi hak milik intelektual desa ini dan menjadi ikon khas Kulon Progo," jelasnya.

Lele Asap Jati Kulon Progo sepertinya akan semakin dikenal luas setelah momen peresmian ikon baru wisata kuliner Kulon Progo tersebut.

Peluncuran Kampung Lele Asap Jati dihadiri Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto, bersama Wakil Bupati Kulon Progo, Ambar Purwoko, Rabu (5/5/2026) kemarin.

Baca Juga: Dadap Sumilir, Spot Kulineran View Bukit Menoreh di Kulon Progo

Saat peresmian, Titiek Soeharto, sapaan resmi Siti Hediati, mengapresiasi kreativitas warga Padukuhan Jati.

Sebagai Ketua Komisi IV yang membidangi pertanian dan perikanan, ia menekankan pentingnya peningkatan nilai tambah (value-added) pada setiap produk desa.

"Jangan berhenti di produksi saja, kita harus berani naik kelas. Selama ini habis panen langsung jual, nilai tambahnya kecilKe" katanya.

"Ke depan, hasil laut dan air tawar yang melimpah di Banaran ini harus diolah di sini agar manfaat ekonominya langsung dirasakan masyarakat desa," imbuh Titiek.

Baca Juga: Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Kulon Progo, AHY: Sekolah Gratis Semua Ditanggung Negara

Sementara itu, Ambar Purwoko, menyampaikan bahwa pemerintah daerah berkomitmen mengintegrasikan Kampung Lele Asap ke dalam paket wisata strategis.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.