Rumah BUMN Gunungkidul Jualan Sego Berkat dan Produk Lidah Buaya di Geopark Night Specta 2026

Akurat.co,Jogja-Rumah BUMN Gunungkidul, inkubator bismis UMKM yang dimiliki PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Yogyakarta, menyajikan kuliner tradisional pada gelaran Geopark Night Specta 2026.
Pada gelaran di kawasan wisata Nglanggeran, Kabupaten Gunungkidul, 10–11 Juli 2026, Rumah BUMN Gunungkidul menghadirkan dua UMKM mitra binaan.
Pertama, Sego Warisan Simbah yang menyajikan kuliner tradisional khas Sego Berkat dengan cita rasa otentik.
Baca Juga: PLN DIY Salurkan 50 Paket Perlengkapan Sekolah bagi Santri di Kulon Progo
Kemudian Marvera, yang menawarkan beragam produk inovatif berbahan dasar lidah buaya (aloe vera), mulai dari minuman, cokelat lidah buaya, hingga produk perawatan kecantikan.
Direktur Rumah BUMN Gunungkidul, Edhy Surbakty menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung keterlibatan UMKM binaan dalam ajang tersebut.
"Kami mengapresiasi penyelenggara Geopark Night Specta 2026 yang telah memberikan ruang bagi UMKM mitra binaan Rumah BUMN Gunungkidul untuk berpartisipasi," katanya melalui keterangan tertulis, Senin (13/7/2026).
Menurutnya, kegiatan bazar model tersebut menjadi media yang efektif bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produk secara langsung, memperluas jaringan pemasaran, sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal.
General Manager PLN UID Yogyakarta, Deri Prasetio Utomo, mengatakan pemberdayaan UMKM merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Menurutnya, kehadiran Rumah BUMN tidak hanya mendampingi pelaku usaha dalam meningkatkan kapasitas bisnis, tetapi juga membuka peluang agar produk lokal mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
"PLN berkomitmen tidak hanya menghadirkan layanan kelistrikan yang andal, tetapi juga menciptakan nilai tambah bagi masyarakat melalui penguatan ekonomi lokal," ungkapnya.
Ia mengatakan, melalui Rumah BUMN Gunungkidul, pihaknya mendorong UMKM agar naik kelas melalui pendampingan, peningkatan kapasitas, akses promosi, hingga perluasan pasar.
"Kami berharap semakin banyak produk unggulan daerah yang mampu berkembang, berdaya saing, dan memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat," kata Deri.
Baca Juga: PLN Pastikan Tarif Listrik Tidak Ada Kenaikan
Ia menambahkan, sinergi antara PLN, pemerintah daerah, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam membangun ekosistem pemberdayaan UMKM yang berkelanjutan.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 412 Atlet SOIna DIY Siap Berlaga di PESONAS II 2026 Kupang
- 5Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 6Jelang Hari Santri 2026, Kemenag Sleman dan FKUB Reresik Pondok Pesantren
- 7Ada Agenda Keagamaan, Laga PSIM vs PSM Digelar tanpa Penonton
- 8Kapolda Baru DIY Bakal Terbitkan Aturan Unjuk Rasa
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam









