PLN DIY Fasilitasi 15 Pelaku Usaha Kecil Gunungkidul Pelatihan Bisnis Digital

Akurat.co,Jogja-PLN Unit Induk Distribusi (UID) Yogyakarta melalui Rumah BUMN Gunungkidul memberikan pelatihan bisnis digital kepada 15 pelaku usaha kecil di sana.
Program yang berlangsung sejak April hingga Juli 2026 ini diikuti secara aktif oleh 15 pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) dari berbagai sektor usaha melalui pendampingan rutin setiap pekan.
Program yang dinamakan GREBEK Business Digital mengedepankan metode pendampingan berbasis praktik (hands-on).
Peserta tidak hanya memperoleh materi secara konseptual, tetapi juga didampingi secara langsung dalam mengoperasikan berbagai platform digital yang mendukung pemasaran dan pengembangan usaha.
Baca Juga: PLN Pastikan Tarif Listrik Tidak Ada Kenaikan
Pemateri pelatihan adalah sosok yang ahli di bidangnya. Seperti saat pertemuan kedelapan pada Jumat (26/6) terkait branding dan personal branding.
Pematerinya adalah Direktur Rumah BUMN Gunungkidul, Edhy Surbakty.
Dalam sesi tersebut, peserta diajak memahami pentingnya membangun diferensiasi produk serta citra pelaku usaha sebagai bagian dari strategi meningkatkan kepercayaan konsumen.
pada pertemuan kesembilan yang digelar Kamis (2/7), giliran Manajer Rumah BUMN Gunungkidul, Atikka Rismawati sebagai pemateri.
Ia memberikan pendampingan mengenai penyusunan Profil Perusahaan (Company Profile) sebagai salah satu instrumen penting dalam memperluas peluang kerja sama bisnis.
Menurut Atikka, banyak peluang strategis seperti pameran, program kemitraan, maupun akses pasar yang sebenarnya terbuka bagi UMKM.
Namun, tidak sedikit yang belum dapat memanfaatkannya secara optimal karena belum memiliki Company Profile yang representatif.
"Melalui pendampingan ini, kami ingin memastikan para pelaku usaha memiliki identitas bisnis yang profesional sehingga siap menangkap berbagai peluang pengembangan usaha," ujar Atikka.
General Manager PLN UID Yogyakarta, Deri Prasetio Utomo, mengatakan bahwa penguatan kapasitas UMKM merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan melalui pemberdayaan ekonomi masyarakat.
"PLN tidak hanya menghadirkan keandalan pasokan listrik, tetapi juga terus berupaya memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
Melalui Rumah BUMN Gunungkidul, kami ingin menghadirkan ekosistem pembinaan yang mampu melahirkan UMKM yang adaptif terhadap transformasi digital," ujarnya.
Baca Juga: PLN DIY Resmi Kelola Rumah BUMN Gunungkidul, Perkuat UMKM Daerah
Selama rangkaian inkubasi, peserta telah mendapatkan pembekalan mengenai optimalisasi Instagram Bisnis, WhatsApp Bisnis, Google Bisnis, TikTok Bisnis, penyusunan katalog produk, hingga teknik produksi konten digital yang sesuai dengan karakteristik algoritma media sosial.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 412 Atlet SOIna DIY Siap Berlaga di PESONAS II 2026 Kupang
- 5Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 6Jelang Hari Santri 2026, Kemenag Sleman dan FKUB Reresik Pondok Pesantren
- 7Ada Agenda Keagamaan, Laga PSIM vs PSM Digelar tanpa Penonton
- 8Kapolda Baru DIY Bakal Terbitkan Aturan Unjuk Rasa
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam









