Nikmatnya Kuliner Bubur Pawon Mbah Sadiyo, Bubur Krecek Cita Rasa Khas Jogja

Akurat.co, Jogja - Kuliner tradisional di Yogyakarta seakan tidak pernah habis untuk diburu bagi pecinta kuliner lawas.
Bagaimana tidak, Jogja selalu menyediakan beragam kuliner yang menarik dan punya ciri khas yang mungkin tidak bisa didapatkan di tempat lainnya.
Baca juga: Goa Kidang Kencono: Wisata Alam Goa Eksotis di Kulon Progo
Salah satunya adalah kuliner masakan warung bubur pawon Mbah Sadiyo yang ada di Sleman. Dengan latar ruangan seperti pawon khas jaman dulu, pengunjung disuguhi menu makanan yang menggoda selera.
Bahkan, warung makan bubur pawon Mbah Sadiyo ini termasuk spot kuliner malam yang hidden gem lho, sehingga cocok untuk kamu yang tidak suka antri lama.
Baca juga: Bertajuk “Kotagede In Silver Harmony”, Pawai Alegoris Harmoni Jogja 2025 Akan Berlangsung 12 Juli
Selain punya cita rasa yang khas, warung makan ini tidak mematok harga yang mahal, cukup dengan lembaran uang Rp. 10.000 saja sudah bisa makan kenyang di warung Mbah Sadiyo.
Menu yang paling jadi favorit pembelinya adalah menu bubur dengan tambahan sayur krecek khas Jogja, selain itu terdapat juga tambahan seperti terik tahu, krecek, lodeh dan capcay.
Baca juga: Tongseng Emprit Woko Wader, Kuliner Unik Rasa Manis dan Gurih
Kemudian, untuk lauk pengunjung bisa memilih sesuai selera dengan pilihan lauk telur ceplok, mangut lele hingga aneka gorengan..
Meskipun masuk spot kuliner hidden gem, warung bubur Mbah Sadiyo ini ramai dikunjungi warga lokal. Buka mulai pukul 23.00 sampai pagi hari cocok untuk kamu yang kelaparan tengah malam.
Warung legendaris bubur Mbah Sadiyo ini terletak di Sanggrahan, Tirtoadi, Mlati, Sleman, Yogyakarta.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 412 Atlet SOIna DIY Siap Berlaga di PESONAS II 2026 Kupang
- 5Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 6Jelang Hari Santri 2026, Kemenag Sleman dan FKUB Reresik Pondok Pesantren
- 7Perjuangan Muhammad Yunus Kuliah di UNY, jadi Ojol Makanan saat Waktu Luang
- 8Ada Agenda Keagamaan, Laga PSIM vs PSM Digelar tanpa Penonton
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam









