Jogja

Mangut Lele Mbah Marto, Kuliner Lele Legend di Selatan Jogja

Haris Ma'ani | 16 Mei 2026, 12:04 WIB
Mangut Lele Mbah Marto, Kuliner Lele Legend di Selatan Jogja
Suasana dapur terbuka Mangut Lele Mbah Marto. (foto: Google/dok.Muhti Subiyantoro)

Akurat.co,Jogja-Tak pernah selesai membahas dunia kulineran di Yogyakarta.

Dari yang kekininan sampai yang melegenda, semua akan terus menarik dibahas dan dinikmati.

Nah, di selatan Yogyakarta, tepatnya di Kabupaten Bantul, ada tempat kuliner mangut lele yang sudah melegenda. Mangut Lele Mbah Marto, namanya.

Tempat makan spesial mangut lele ini benar-benar hanya menawarkan cita rasa otentik turun temurun.

Baca Juga: Bakul Sekul Jogja, Mangut Lele dan Nila Asapnya Bikin Diet Dijamin Gagal

Tapi di sinilah letak kekhasannya. Berada di tempat sederhana, pelayanan juga ala kadarnya, tapi cita rasa lele mangutnya akan mengubah semua pandangan tentang tempat makan ini.

Setidaknya itu yang diceritakan Tunggul, pencinta kuliner yang pernah makan di sana.

"Mangut lelenya josss, pedess...kesini fokus makan aja ya, jangan expect pelayanan atau tempat proper. Ente makan aja suruh ambil sendiri hehe," ungkapnya.

Cardo Bangun, pelanggan lain yang juga pernah ke sana dua kali mengungkap, tentang rasa pedas dari kuliner tradisional ini.

"Bagi yg suka makanan pedas, ini cocok banget. Makanan tradisional yang harus terus dijaga dan dilestarikan," terangnya.

Baca Juga: Mangut Lele Mbah Marto, Kuliner Tradisional Khas Mataram

Kerap dikunjungi wisatawan dan ramai, banyak yang menyarankan kalau mau ke sini datanglah siang atau sore.

Perjalanan bisnis Mbah Marto

Dikutip dari jogjaprov.go.id, Mbah Marto sendiri sudah berjualan mangut lele dan lauk lainnya sejak tahun 1960-an.

Dulunya beliau menjajakan dagangannya menggunakan tenggok (bakul bambu besar) di kawasan Pasar Beringharjo.

Namun, pada tahun 1989, ia memutuskan untuk membuka warung di rumahnya di Dusun Nggeneg, Sewon, Bantul.

Meski begitu, orang-orang rela datang jauh-jauh ke sana untuk menikmati kelezatan mangut lele buatannya.

Warung Mangut Lele Mbah Marto bisa dibilang open kitchen.

Pembeli bisa langsung melihat pembuatan mangut lele dan lauk lainnya.

Pengolahan makanan disini pun masih sangat tradisional yaitu menggunakan tungku dan kayu bakar.

Baca Juga: Kampung Lele Asap Kulon Progo, Tembus Pasar Bandung, Ikon Baru Kuliner DIY

Pembeli bisa menikmati makanan langsung di dapur, atau jika tidak ingin kepanasan dan terkena asap, bisa memilih di ruang tengah, ruang tamu, atau teras rumah Mbah Marto.

Seperti makan di rumah nenek sendiri, kan?

Untuk soal harga, seporsi mangut lele dihargai antara Rp25.000.

Berada di Jalan Parangtritis Km. 14.5, RT 034, Gaduh, Patalan, Jetis, Kabupaten Bantul, Mangut Lele Mbah Marto buka mulai pukul 09.00 hingga 21.00 wib.

Bagi yang suka kuliner lele, pedas, dan otentik, yuk cobain daripada penasaran....

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.