Jenang Upih, Jajanan Legendaris Jogja yang Mulai Langka

Akurat.co, Jogja - Saat pagi hari, paling enak nyari jajanan atau camilan yang bikin kenyang dan punya cita rasa yang lezat.
Nah, di daerah Sleman, ada jajanan legendaris yang saat ini mulai langka, bahkan penjualnya bisa dihitung jari.
Namanya jajanan jenang upih, camilan tempo dulu yang cocok untuk dinikmati dengan teman segelas kopi maupun teh.
Baca Juga: Mangut Lele Mbah Marto, Kuliner Lele Legend di Selatan Jogja
Jajanan yang mulai langka ini dapat ditemukan di daerah Jl. Ps. Ngino, Banyuurip, Margoagung, Sayegan, Sleman.
Bahkan, camilan jadul ini hanya dijual pada saat tertentu seperti hari pasaran wage dan legi pada kalender Jawa.
Jenang upih, merupakan jajanan yang khas dan terbuat dari olahan tepung beras, santan, dan sedikit garam.
Hasilnya, cita rasa pas untuk dijadikan camilan dengan lauk tempe dan tahu bacem yang punya rasa manis dan gurih.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Tempat Nongkrong dan Kuliner di Kaliurang yang Bikin Penat Hilang
Tidak hanya itu, uniknya, jajanan ini biasanya tidak menggunakan plastik maupun kertas minyak, namun menggunakan alas pelepah daun pisang sehingga aromanya khas.
Nah, jajanan tradisional ini bisa jadi salah satu daftar buruan untuk sarapan pagi nih.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Warga Sleman Jangan Panik! Sirine EWS Merapi Bakal Berbunyi Serentak 17 Agustus, Ini Alasannya
- 2Ega Rizky: Belum Kepikiran Pensiun, Masih Mau Berkarier Sakmampune
- 3Lansia Hilang Saat Cari Rumput di Hutan Pathuk Tritis Sleman
- 4LKBN Antara Gelar Pameran Fotografi 'Merdeka' di Titik Nol Kilometer Yogya
- 5Dari Posko NTT, Dirut PLN Pastikan Pasokan Listrik Aman selama Pelaksanaan HUT ke-81
- 6Tangan Kroniyah Gemetar Saat Terima Kunci Rumah, Ini Sebabnya...
- 7Belanja Rp20.000 di Pasar Kota Jogja Bakal Dapat Smartphone
- 8Dampak El Nino, Status Siaga Darurat Kekeringan Sleman Berpotensi Diperpanjang
- 9Donatsur, Donat Lembut Jogja yang Selalu Antre Pembeli
- 10Melihat Tradisi Sedekah Jageran yang Sudah Berlangsung 16 Tahun Lamanya









