Bubur Mbah Mitro, Menu Sarapan Sehat yang Jadi Buruan Pencinta Kuliner

Akurat.co, Jogja - Selain sehat dan bikin kenyang, bubur juga menjadi menu andalan saat pagi hari.
Tidak heran, banyak penjual bubur yang mangkal saat pagi hari tiba dengan menggunakan gerobak dorong maupun membuka kios.
Di Jogja, menu bubur sudah menjadi kuliner tradisional dan legendaris yang terus bertahan hingga kini.
Baca Juga: Mampir Sarapan di Toko Bubur Sukacita Yogyakarta, Menunya Juara
Seperti Bubur Mbah Mitro, yang tetap eksis. Bahkan meski sudah lanjut usia, Mbah Mitro tetap produktif melayani pelanggan.
Dibantu sang anak, Mbah Mitro tetap kuat mengaduk bubur putih yang masih panas, biasanya, bubur ini memakai alas daun pisang dengan pilihan lauk yang beragam.
Jualannya saat pagi hari, bubur yang masih hangat laris manis diserbu pembeli yang datang silih berganti.
Cita rasanya jangan ditanya, gurih dan sedap khas buatan mbah-mbah jaman dahulu, terlebih pakai lauk tahu dan tempe bacem yang gurih, manis.
Baca Juga: Soto Lenthok Pak Gareng, Kuliner Sarapan di Dekat Stasiun Tugu Jogja
Jika ingin sarapan di warung Mbah Mitro pastikan datang pagi sekali, biasanya tidak butuh waktu lama dagangan buburnya habis.
Lokasinya ada di Brengosan, Sumberadi, Mlati, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Warga Sleman Jangan Panik! Sirine EWS Merapi Bakal Berbunyi Serentak 17 Agustus, Ini Alasannya
- 2Ega Rizky: Belum Kepikiran Pensiun, Masih Mau Berkarier Sakmampune
- 3Lansia Hilang Saat Cari Rumput di Hutan Pathuk Tritis Sleman
- 4LKBN Antara Gelar Pameran Fotografi 'Merdeka' di Titik Nol Kilometer Yogya
- 5Dari Posko NTT, Dirut PLN Pastikan Pasokan Listrik Aman selama Pelaksanaan HUT ke-81
- 6Tangan Kroniyah Gemetar Saat Terima Kunci Rumah, Ini Sebabnya...
- 7Belanja Rp20.000 di Pasar Kota Jogja Bakal Dapat Smartphone
- 8Dampak El Nino, Status Siaga Darurat Kekeringan Sleman Berpotensi Diperpanjang
- 9Donatsur, Donat Lembut Jogja yang Selalu Antre Pembeli
- 10Melihat Tradisi Sedekah Jageran yang Sudah Berlangsung 16 Tahun Lamanya









