Mengenal Jumilah yang Bikin Kota Jogja Bersih dari Sampah

Akurat.co,Jogja-Sejumlah istilah yang dekat dengan keseharian dipakai Pemkot Jogja untuk membuat kotanya bersih dari sampah.
Seperti pemakaian istilah Jumilah. Jumilah adalah kependekan dari Petugas Pengawas Pemilah Sampah.
Kepala Bidang Pengembangan Kapasitas dan Pengawasan Lingkungan Hidup DLH Kota Yogyakarta, Supriyanto, menjelaskan, Jumilah berperan membantu masyarakat yang masih bingung bagaimana memilah sampah dan harus dibuang ke mana.
Baca Juga: Pemkot Jogja Terjunkan Ratusan Petugas Guna Bersihkan Sampah Tahun Baru
"Kami punya petugas Jumilah. Di setiap kelurahan ada dua orang Jumilah.
Mereka aktif mencari informasi sekaligus menginformasikan ke masyarakat, termasuk melalui grup WhatsApp, tentang cara membuang dan memilah sampah organik,” katanya.
Peran Jumilah diharapkan mampu menjembatani komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, sehingga kebijakan pengelolaan sampah dapat berjalan efektif dan merata di seluruh wilayah kota.
Untuk jadwal penjemputan, Supriyanto menambahkan bahwa pengambilan sampah organik kering oleh DLH Kota Yogyakarta akan dilakukan secara rutin dua kali dalam sepekan.
Baca Juga: Pemkot Jogja Larang Sampah Organik Masuk Depo Mulai Januari 2026
“Pengambilan sampah organik kering ini kami lakukan setiap hari Senin dan Jumat, sementara pengambilan sampah organik basah oleh offtaker dilakukan setiap hari kecuali hari Rabu," ujarnya.
Dengan penerapan kebijakan ini, pihaknya berharap kesadaran masyarakat dalam memilah sampah semakin meningkat, sekaligus memperkuat upaya pengurangan sampah dari sumbernya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 412 Atlet SOIna DIY Siap Berlaga di PESONAS II 2026 Kupang
- 5Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 6Jelang Hari Santri 2026, Kemenag Sleman dan FKUB Reresik Pondok Pesantren
- 7Perjuangan Muhammad Yunus Kuliah di UNY, jadi Ojol Makanan saat Waktu Luang
- 8Ada Agenda Keagamaan, Laga PSIM vs PSM Digelar tanpa Penonton
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam









