Tanpa Alas Kaki, Abdi Dalem Keraron Yogyakarta Laksanakan Tradisi Kuthomoro di Makam Imogiri

Akurat.co,Jogja-Jogja juga kaya akan tradisi yang terus dilestarikan. Seperti halnya tradisi kuthomoro yang dilakukan abdi dalem Keraton Yogyakarta.
Hajad Dalem Kuthomoro yaitu sebuah tradisi nyadran atau ziarah makam yang dilakukan sebelum datangnya bulan suci Ramadan.
Prosesi ini bertujuan untuk mengirim doa kepada para leluhur Keraton Yogyakarta yang telah dikebumikan di makam Imogiri.
Baca Juga: Wisata Tur Kali Papah, Amazonnya Kulon Progo
Yang menarik dari tradisi ini ialah, para abdi dalem yang mengikuti ritual berjalan tanpa mengenakan alas kaki.
Mereka berjalan dengan khidmat dari Kantor Bupati Juru Kunci Puroloyo yang bertempat di Paseban Kalurahan Imogiri, menuju Bangsal Srimanganti, sebuah bangunan yang berada di muka Kompleks Makam Sultan Agung.
Usai menaiki ratusan anak tangga, para abdi dalem tiba di Bangsal Srimanganti.
Acara dilanjutkan dengan doa tahlil dan tabur bunga ke makam Sultan Agung Hanyakrokusomo serta para leluhur Keraton.
Penghageng Makam Raja-raja Imogiri, KRT Hastono Ningrat, menyampaikan tradisi ini rutin digelar setiap tahunnya pada pertengahan bulan Syaban atau Ruwah dalam kalender Jawa.
"Kita laksanakan pertengahan bulan sebelum bulan puasa setiap tahun, sudah rutin tidak ada perubahan," tuturnya dikutip daru laman resmi pemkab bantul.
Baca Juga: Mengagumi Batik Tulis Klasik di Desa Wisata Wukirsari
Panewu Imogiri, Slamet Santoso, menjelaskan uborampe yang dibawa abdi dalem terdiri dari lisah konyoh (minyak wangi), ratus (serbuk kayu cendana), dan yatra tindih (uang untuk membeli bunga) telah diterima dan diinapkan semalam di Kantor Bupati Puroloyo.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.





