Bazar Ramadhan Kampung Glagah Resmi Dibuka, Wali Kota Jogja Ajak Masyarakat Membeli ke UMKM

Akurat.co,Jogja-Untuk kedua kalinya Bazar Ramadhan Kampung Glagah dilaksanakan. Pelaksanaan tahun ini diadakan mulai 21 Februari-7 Maret 2026.
Ketua Panitia Bazar Ramadhan Kampung Glagah, Rizqi Amalina, menjelaskan penyelenggaraan tahun ini merupakan yang kedua kalinya, dengan sejumlah perbedaan dibanding tahun sebelumnya.
“Tahun ini lokasinya kita pindahkan ke jalan besar, tepatnya di depan Masjid Nurul Huda. Tahun kemarin di jalan kampung di Glagahsari. Sengaja kita pindahkan supaya lebih ramai dan lebih eye-catching,” jelasnya.
Baca Juga: Berburu Takjil di Pasar Ramadhan Masjid Ngadinegaran, Banyak Jajanan Hits Kreasi Anak Muda
Dari sisi jumlah peserta, terjadi peningkatan signifikan. Jika tahun lalu hanya diikuti sekitar 30 stan, tahun ini bertambah menjadi 40 stan.
Mayoritas pelaku usaha merupakan warga Warungboto sendiri, sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi lokal.
“Sebagian besar dari Warungboto. Memang niatnya sebagai area silaturahmi antarwarga. Jadi selain belanja, warga juga bisa saling bertemu dan mempererat hubungan,” tambahnya.
Dari pecel sampai kuliner kekinian
Jenis dagangan yang ditawarkan pun beragam, mulai dari kuliner tradisional seperti pecel hingga makanan kekinian dan hidangan internasional.
Pasar Ramadhan ini digelar selama dua minggu. Selain aktivitas jual beli setiap sore, panitia juga menyelenggarakan berbagai lomba setiap akhir pekan, seperti lomba tahfiz untuk anak-anak, lomba kaligrafi, dan pildacil.
Penutupan dijadwalkan pada 7 Maret mendatang.
Menurut Rizqi, durasi dua minggu dipilih dengan mempertimbangkan kondisi lingkungan sekitar yang banyak dihuni mahasiswa serta pelaku UMKM yang mulai fokus menerima pesanan menjelang Lebaran.
Antusiasme pelaku UMKM juga terlihat dari partisipasi warga yang baru pertama kali mengikuti pasar Ramadhan tahun ini.
Salah satunya Sinta Novratilova, pemilik Warung Nishin, yang mengaku bersyukur mendapat kesempatan membuka stan.
“Alhamdulillah, setidaknya kita dikasih kegiatan sama Ramadhan ini. Apalagi saya ibu rumah tangga. Biasanya cuma buka katering pas Ramadhan, tapi kali ini dikasih kesempatan buat stan seperti ini,” ujarnya.
Baca Juga: Kampung Ramadhan Jogokariyan ke-22 Resmi Dibuka, 400 Pedagang Manjakan Masyarakat selama Bulan Puasa
Dibuka Wali Kota Yogya
Bazar Ramadhan ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Yogya, Hasto Wardoyo.
Hasto Wardoyo menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pasar Ramadan yang dinilai mampu menggerakkan ekonomi warga sekitar.
Menurutnya, Ramadan bukan hanya momentum meningkatkan ibadah spiritual, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial.
“Adanya pasar Ramadhan di depan Masjid Nurul Huda ini menurut saya bagus karena menggeliatkan ekonomi masyarakat," katanya.
Ia mengajak masyarakat untuk membeli dagangan para pelaku UMKM, meskipun tidak sepenuhnya membutuhkan, sebagai bentuk dukungan dan kepedulian.
“Kalau mengaku beriman dan bertakwa, mestinya punya kepedulian sosial yang lebih baik. Seapik-apike wong itu kalau bermanfaat bagi orang lain. Inilah mengamalkan Rahmatan Lil ‘Alamin, kita harus memberi manfaat,” tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









