Pemkab Gunungkidul Upayakan Relokasi Warga Terdampak Banjir Bandang di Kelurahan Tancep

Akurat.co,Jogja-Pemkab Gunungkidul mengupayakan relokasi warga terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Kelurahan Tancep, Ngawen.
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih menyebutkan, pemerintahannya telah diberikan arahan dan izin oleh Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X untuk merelokasi warga ke daerah yang lebih aman.
"Ngarso Dalem, setelah kemarin sudah terindikasi akan banyaknya bencana alam, beliau menyampaikan untuk warga yang membutuhkan tanah apalagi itu untuk warga miskin yang terdampak bencana, diizinkan untuk memanfaatkan tanah sultan ground maupun tanah kas desa," ungkap Endah.
Baca Juga: 800 Bencana Menimpa Sleman sejak Awal 2026, Kerugian Miliaran Rupiah
Endah menyebut lurah dan pemerintah daerah (nantinya) mengajukan kepada keraton untuk merelokasi.
Endah mengatakan, ke depannya, akan dilakukan edukasi dan komunikasi intensif bersama warga setempat untuk membahas rencana relokasi, terutama terkait skema pelaksanaannya.
“Artinya, ini butuh edukasi warga masyarakat dari Pemda. Apakah yang bersangkutan secara sukarela berkenan untuk direlokasi, dibelikan tanah atau menggunakan tanah kas desa. Nanti pak lurah yang akan mengedukasi warganya,” jelas Endah.
Endah mengungkapkan, meski terasa berat, relokasi menjadi pilihan utama demi keselamatan warga Ngawen yang tinggal di wilayah rawan bencana, mengingat kondisi geografis serta situasi iklim yang sulit diprediksi.
“Karena pasti berat untuk meninggalkan tempat tinggal yang sudah puluhan tahun ditempati. Dan kebencanaan itu tidak bisa diprediksi pagi, siang, sore, bahkan mungkin dini hari pun bisa,” ujarnya dikutip dari laman resmi Pemda DIY, Jumat (20/2/2026).
Senada, Kepala Dinas PUPR Gunungkidul, Rakhmadian Wijayanto menyampaikan, pihaknya akan segera membangun shelter daerah sebagai tempat penampungan sementara bagi masyarakat terdampak.
“Pertama, kedepan kita akan mengusulkan untuk pembuatan shelter daerah Tancep yang kita gunakan untuk penampungan sementara bila terjadi bencana,” tuturnya.
Baca Juga: Ratusan Pelajar di Bantul Ikuti Pelatihan Penanganan Bencana Gempa Bumi
Lebih lanjut, menyoroti keberadaan pemukiman warga yang berada di area lawan longsor, PUPR Gunungkidul bersama BPBD akan segera merancang skema relokasi rumah bagi korban terdampak.
“Tentu saja kita coba untuk melakukan koordinasi dulu dengan BPPD, dengan pelaksanaan asesmen yang dilakukan oleh BPPD. Bagaimana supaya kita bisa merencanakan relokasi rumah bagi korban atau warga yang terdampak bencana,” pungkas Rakhmadian.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Warga Sleman Jangan Panik! Sirine EWS Merapi Bakal Berbunyi Serentak 17 Agustus, Ini Alasannya
- 2Tangan Kroniyah Gemetar Saat Terima Kunci Rumah, Ini Sebabnya...
- 3Lansia Hilang Saat Cari Rumput di Hutan Pathuk Tritis Sleman
- 4Dari Posko NTT, Dirut PLN Pastikan Pasokan Listrik Aman selama Pelaksanaan HUT ke-81
- 5Dampak El Nino, Status Siaga Darurat Kekeringan Sleman Berpotensi Diperpanjang
- 6FTI UAJY Perkuat Kemampuan Komunikasi antara Dosen dengan Mahasiswa
- 7Donatsur, Donat Lembut Jogja yang Selalu Antre Pembeli
- 89 Tahun KAMAJAYA Scholarship, Telah Salurkan Lebih dari Rp 5 M untuk Beasiswa Mahasiswa UAJY
- 9Donatsur, Donat Lembut Jogja yang Selalu Antre Pembeli
- 10Melihat Tradisi Sedekah Jageran yang Sudah Berlangsung 16 Tahun Lamanya







