Jogja

Viral di TikTok, Pasar Kangen Syawalan Bikin Pengunjung Penasaran, Ada Apa Aja?

Haris Ma'ani | 30 Maret 2026, 09:05 WIB
Viral di TikTok, Pasar Kangen Syawalan Bikin Pengunjung Penasaran, Ada Apa Aja?
Kue leker jadul, salah satu yang dijual di Pasar Kangen edisi Syawalan Jogjakarta. (foto: pemkot jogja)

Akurat.co,Jogja-Pasar Kangen edisi Syawalan 2026 hadir mengobati rasa rindu masyarakat akan suasana jadul dengan beragam kuliner dan produk menarik.

Digelar di Lodji Paris, Mantrijeron, pasar ini membawa masyarakat terhadap suasana klasik yang penuh kenangan.

Suasana pasar ini viral di akun media sosial TikTok, yang membuat calon pengunjung penasaran.

Hal ini seperti diungkapkan Syifa, warga asli Yogyakarta.

Baca Juga: Rizki Rahma Nur Wahyuni, Dalang Cantik Lulusan Sarjana Pendidikan Kimia UNY Pukau Pengunjung Pasar Kangen 2025

Ia mengaku mengetahui Pasar Kangen dari media sosial.

Ia tertarik dengan beragam barang unik yang ditawarkan, terutama koleksi barang antik dan buku-buku lama.

"Aku tahunya dari TikTok. Tadi sempat ke bagian barang antik, menurut aku itu paling menarik," katanya.

Syifa menyebut banyak buku lama, bahkan ada yang bahasa Inggris juga.

"Menarik sih pasarnya," imbuhnya.

Selain menghadirkan buku lawas, jajanan jadul juga dapat ditemui di sini.

Buku jadul yang dijual di Pasar Kangen edisi Syawalan. (foto: pemkot jogja)

Salah satunya adalah leker jadul. Si penjual Arindra mengaku baru pertama kali mengikuti Pasar Kangen di lokasi Lodji Paris.

Baca Juga: 5 Fakta Tak Terduga Kue Kontol Kejepit Khas Bantul, Warisan Budaya yang Awalnya jadi Barang Barter Musim Panen Padi

Ia berharap keikutsertaannya dapat menarik lebih banyak pembeli.

“Ini leker jadul dari Pasar Ngasem sejak 1957. Varian yang kami jual ada original gula dan pisang. Ini pertama kali ikut Pasar Kangen di sini, semoga ramai dan semakin banyak yang mengenal leker jadul,” ujarnya.

Pengelola Lodji Paris, Erie Prakoso, mengatakan pemilihan lokasi baru Pasar Kangen menjadi upaya menghadirkan suasana berbeda sekaligus membuka ruang ekonomi baru bagi pelaku usaha.

Menurutnya ada sekitar 68 stan yang terlibat dalam kegiatan ini.

Pasar yang digelar mulai 23 Maret hingga 5 April 2026 pun sudah menarik minat ribuan pengunjung, hingga akhir pekan kemarin.

"Sampai sekarang sudah lebih dari tiga ribu pengunjung yang datang,” ujar Erie dikutip dari laman pemkot jogja.

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan menilai Pasar Kangen menghadirkan konsep destinasi yang lengkap bagi masyarakat dan wisatawan.

Menurutnya, event ini mampu menjadi ruang promosi sekaligus penggerak ekonomi bagi pelaku UMKM.

“Kita memang harus peduli dengan UMKM. Di sini lengkap, one stop shopping. Ada pasar, ada kuliner, ada fashion, ada craft, ini apresiasi yang luar biasa,” ujar Wawan.

Baca Juga: Resep dan Cara Membuat Kue Kontol Kejepit agar Bentuknya Mirip Kuncup Bunga sebelum Mekar

Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut meramaikan kegiatan tersebut sekaligus menjaga lingkungan selama berlangsungnya acara.

Wawan berharap Pasar Kangen dapat menjadi titik pengembangan ekonomi baru di kawasan tersebut.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.