Viral di TikTok, Pasar Kangen Syawalan Bikin Pengunjung Penasaran, Ada Apa Aja?

Akurat.co,Jogja-Pasar Kangen edisi Syawalan 2026 hadir mengobati rasa rindu masyarakat akan suasana jadul dengan beragam kuliner dan produk menarik.
Digelar di Lodji Paris, Mantrijeron, pasar ini membawa masyarakat terhadap suasana klasik yang penuh kenangan.
Suasana pasar ini viral di akun media sosial TikTok, yang membuat calon pengunjung penasaran.
Hal ini seperti diungkapkan Syifa, warga asli Yogyakarta.
Ia mengaku mengetahui Pasar Kangen dari media sosial.
Ia tertarik dengan beragam barang unik yang ditawarkan, terutama koleksi barang antik dan buku-buku lama.
"Aku tahunya dari TikTok. Tadi sempat ke bagian barang antik, menurut aku itu paling menarik," katanya.
Syifa menyebut banyak buku lama, bahkan ada yang bahasa Inggris juga.
"Menarik sih pasarnya," imbuhnya.
Selain menghadirkan buku lawas, jajanan jadul juga dapat ditemui di sini.
Buku jadul yang dijual di Pasar Kangen edisi Syawalan. (foto: pemkot jogja)
Salah satunya adalah leker jadul. Si penjual Arindra mengaku baru pertama kali mengikuti Pasar Kangen di lokasi Lodji Paris.
Ia berharap keikutsertaannya dapat menarik lebih banyak pembeli.
“Ini leker jadul dari Pasar Ngasem sejak 1957. Varian yang kami jual ada original gula dan pisang. Ini pertama kali ikut Pasar Kangen di sini, semoga ramai dan semakin banyak yang mengenal leker jadul,” ujarnya.
Pengelola Lodji Paris, Erie Prakoso, mengatakan pemilihan lokasi baru Pasar Kangen menjadi upaya menghadirkan suasana berbeda sekaligus membuka ruang ekonomi baru bagi pelaku usaha.
Menurutnya ada sekitar 68 stan yang terlibat dalam kegiatan ini.
Pasar yang digelar mulai 23 Maret hingga 5 April 2026 pun sudah menarik minat ribuan pengunjung, hingga akhir pekan kemarin.
"Sampai sekarang sudah lebih dari tiga ribu pengunjung yang datang,” ujar Erie dikutip dari laman pemkot jogja.
Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan menilai Pasar Kangen menghadirkan konsep destinasi yang lengkap bagi masyarakat dan wisatawan.
Menurutnya, event ini mampu menjadi ruang promosi sekaligus penggerak ekonomi bagi pelaku UMKM.
“Kita memang harus peduli dengan UMKM. Di sini lengkap, one stop shopping. Ada pasar, ada kuliner, ada fashion, ada craft, ini apresiasi yang luar biasa,” ujar Wawan.
Baca Juga: Resep dan Cara Membuat Kue Kontol Kejepit agar Bentuknya Mirip Kuncup Bunga sebelum Mekar
Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut meramaikan kegiatan tersebut sekaligus menjaga lingkungan selama berlangsungnya acara.
Wawan berharap Pasar Kangen dapat menjadi titik pengembangan ekonomi baru di kawasan tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Warga Sleman Jangan Panik! Sirine EWS Merapi Bakal Berbunyi Serentak 17 Agustus, Ini Alasannya
- 2Ega Rizky: Belum Kepikiran Pensiun, Masih Mau Berkarier Sakmampune
- 3Dari Posko NTT, Dirut PLN Pastikan Pasokan Listrik Aman selama Pelaksanaan HUT ke-81
- 4LKBN Antara Gelar Pameran Fotografi 'Merdeka' di Titik Nol Kilometer Yogya
- 5Belanja Rp20.000 di Pasar Kota Jogja Bakal Dapat Smartphone
- 6Lansia Hilang Saat Cari Rumput di Hutan Pathuk Tritis Sleman
- 7Tangan Kroniyah Gemetar Saat Terima Kunci Rumah, Ini Sebabnya...
- 8FTI UAJY Perkuat Kemampuan Komunikasi antara Dosen dengan Mahasiswa
- 9Donatsur, Donat Lembut Jogja yang Selalu Antre Pembeli
- 10Melihat Tradisi Sedekah Jageran yang Sudah Berlangsung 16 Tahun Lamanya






