Jogja

Sri Sultan Instruksikan Semua Daycare tak Berizin Ditutup

Haris Ma'ani | 29 April 2026, 07:38 WIB
Sri Sultan Instruksikan Semua Daycare tak Berizin Ditutup
Daycare Little Aresha Jogja. (foto: dok.pemda diy)

Akurat.co,Jogja-Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X menginstruksikan menutup seluruh daycare di Yogyakarta yang tak berizin.

Sikap tegas Sri Sultan disampaikan seusai bertemua Kepala DP3AP2 DIY, Erlina Hidayati Sumardi, Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo dan Sekda DIY, Ni Made Dwi Panti Indrayanti.

Arahan gubernur tersebut menyusul temuan kasus dugaan kekerasan anak yang terjadi di daycare Little Aresha yang juga tak berizin.

"Bapak gubernur mengarahkan supaya yang sudah beroperasi belum berizin ini untuk segera ditutup," kata Erlina.

Baca Juga: Sri Sultan: Kekerasan di Little Aresha Pertama dan Terakhir di DIY

Menurut Erlina, Sultan juga membuka kemungkinan membuat surat edaran atau instruksi kepada bupati dan wali kota untuk memastikan kebijakan tersebut berjalan.

Ke depan, Erlina menyebut Sri Sultan menginstruksikan pembuatan SOP yang lebih mendalam dibandingkan aturan yang selama ini berlaku.

Standar baru ini nantinya akan menyempurnakan aturan akreditasi serta standar Taman Asuh Ramah Anak (TARA) dari Kemen PPA.

Sedangkan terkait penanganan 53 anak yang menjadi korban, Sri Sultan memberikan perintah agar penanganan dilakukan seoptimal mungkin.

Perlindungan tidak hanya menyasar fisik anak, tetapi juga kondisi mental orang tua yang terdampak.

"Penanganan harus seoptimal mungkin baik terhadap anak-anak yang menjadi korban maupun orang tuanya," ujar Erlina.

Baca Juga: Pemkot Yogya Temukan ada 33 Daycare Belum Berizin

Orang tua juga pasti mengalami tekanan-tekanan psikologis, rasa bersalah, kekhawatiran terhadap tumbuh kembang dan kesehatan fisik anaknya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.