Jogja

Arfino : ‘Ingin Jajan Dimsum yang Dijual di Sekolah’

Atiek Widyastuti | 6 Mei 2026, 14:30 WIB
Arfino : ‘Ingin Jajan Dimsum yang Dijual di Sekolah’
Sekda Sleman didampingi Wabup Sleman menyerahkan santunan anak yatim. (Akurat.co/Atiek Widyastuti)

Akurat.co, Jogja - Mengenakan kaos hitam dan celana panjang. Arfino maju sebagai perwakilan anak yatim untuk menerima santunan dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Sleman Ke-110, Rabu (06/05/2026).

Bertempat di Kalurahan Mororejo Kapanewon Tempel Sleman, bantuan secara simbolis diserahkan oleh Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa dan jajaran pejabat sekretariat. Termasuk dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sleman.

Pelajar kelas 1 sekolah dasar tersebut, datang ke lokasi diantar neneknya Sunarti. Ini menjadi kali kedua bagi Arfino menerima santunan anak yatim.

"Bapaknya meninggal dunia, April tahun lalu," kata Sunarti.

Baca Juga: Pedagang Sapi di Sleman Tersenyum, Penjualan Meningkat Tahun Ini

Ketika ditanya, santunannya akan dimanfaatkan untuk apa, Sunarti mengungkapkan untuk memenuhi kebutuhan Arfino. Seperti ketika pertama kali dia menerima santunan. Tepatnya menjelang Ramadhan kemarin.

"Kemarin itu untuk beli celana sama sarung. Mau buat lebaran sama dia," ujarnya.

Sedangkan Arfino mengaku ingin jajan dimsum yang dijual di sekolahnya. "Ingin jajan dimsum. Harganya Rp 3.000. Rasanya enak. Dijualnya di sekolah," ungkapnya.

Total ada 430 anak yatim di 17 kapanewon yang menerima santunan anak yatim. Sebanyak 20 stimulan RTLH, 2.320 paket sembako bagi warga kurang mampu, sunatan massal gratis bagi 110 anak, gebyar pelayanan kesehatan bagi warga masyarakat umum serta operasi katarak gratis bagi 30 orang.

Baca Juga: Rangkaian HUT Ke-110 Kabupaten Sleman, Dinas Kesehatan Gelar Gebyar Husada 2026

Wabup Sleman Danang Maharsa mengungkapkan, Tempel memang jadi salah satu peta kemiskinan di Kabupaten Sleman. Melalui kegiatan ini, diharapkan bisa tepat sasaran.

"Bantuan ini diberikan bagian masyarakat yang berhak. Di sini secara peta, basis kemiskinan masih tinggi. Harapan kami bisa tepat sasaran," ungkapnya.

Terkait air bersih, saluran air minum pedesaan ke beberapa KK sekitar Rp 30 juta. Karena memang pernah longsor dan diharapkan bisa cepat tertangani.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.