Jogja

Bupati Sleman Bakal Evaluasi Tata Kelola, Imbas Temuan 11 Bayi di Pakem

Atiek Widyastuti | 12 Mei 2026, 19:18 WIB
Bupati Sleman Bakal Evaluasi Tata Kelola, Imbas Temuan 11 Bayi di Pakem
Bupati Sleman, Harda Kiswaya. (Istimewa)

Akurat.co, Jogja - Temuan 11 bayi di sebuah rumah di kawasan Hargobinangun Pakem Sleman masih menjadi perhatian publik.

Pasalnya, bayi - bayi tersebut dirawat di sebuah rumah yang tidak ada izin operasional sebagai daycare.

Bupati Sleman Harda Kiswaya memastikan akan melakukan evaluasi tata kelola pengasuhan bayi di Kabupaten Sleman.

"Daycare ini yang saya pahami bukan konteks pendidikan. Tetapi lebih pada pengasuhan sehingga tata kelolanya kami akan perbaiki," katanya, Selasa (12/05/2026).

Baca Juga: Polisi Dalami Adanya Dugaan Unsur Pidana dalam Kasus Temuan 11 Bayi di Pakem

Saat ini fokus Pemkab Sleman terletak pada perlindungan dan analisa terkait penyakit yang dialami sejumlah bayi.

Termasuk melakukan tinjauan perizinan pada daycare di Kabupaten Sleman.

"Peristiwa Kota Jogja jadi peringatan bagi kita semua. Tapi belum tentu hal itu terjadi di Sleman," ujarnya.

Sebelumnya dari pihak kepolisian tengah mendalami dugaan adanya unsur pidana dalam kasus ini.

Baca Juga: DPRD DIY Desak Dalang dan Pelaku Kekerasan di Daycare Dihukum Berat

Kasat Reskrim Polresta Sleman, AKP Mateus Wiwit Kustiyadi mengatakan, sampai saat ini sudah ada 11 orang yang dimintai keterangan.

Bidan berinisial ORP, orangtua bidan K dan S yang selama ini bertindak sebagai pengasuh. Pembantu dan dukuh setempat. Enam ibu bayi juga telah dimintai keterangan.

Terkait dugaan yang mengarah ke indikasi tindakan pidana seperti perdagangan bayi atau penelantaran anak, masih terus didalami.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.