Kebutuhan Sapi Kurban di Sleman Mencapai 9.500 Ekor

Akurat.co, Jogja - Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DP3) Kabupaten Sleman menyebutkan, kebutuhan hewan kurban tahun lalu mencapai 9.000 - 9.500 ekor.
Sedangkan ketersediaan sapi untuk kurban di Kabupaten Sleman hanya sekitar setengahnya saja.
"Kekurangan sapi untuk kurban itu berkisar 4.500 - 5.000 ekor. Kekurangan itu biasanya dipenuhi dari luar Sleman," kata Rofiq Andriyanto selaku Plt. Kepala DP3 Sleman dalam jumpa pers di aula Kantor DP3 Sleman, Kamis (21/05/2026).
Berdasarkan pengamatan petugas DP3 di lapangan, saat ini sudah terdapat 215 pasar tiban hewan kurban di Kabupaten Sleman.
Baca Juga: Ramah Lingkungan, Pemkab Sleman Imbau Pembagian Daging Kurban Menggunakan Besek
Biasanya pada H-3 atau H-1 masih ada sapi yang masuk. Untuk itu, Pemkab Sleman optimis kekurangan sapi yang hampir 5.000 ekor tersebut dapat tercukupi.
Selain itu Pasar Hewan Ambarketawang Gamping juga masih ada satu kali pasaran sebelum Idul Adha. Tepatnya di tanggal 25 Mei 2026 nanti.
"Kita lihat nanti di persediaan disana nanti data kita akan menunjukkan ke mana. Insya Allah kita tetap mengawal untuk kesehatannya saja," ungkapnya.
Pengawalan kesehatan tersebut khususnya untuk sapi dari luar Sleman dan juga di 215 pasar tiban. Petugas tetap akan mengawal, mendatangi dan memeriksa kesehatan hewannya disana.
Baca Juga: Jelang Idul Adha, Pemda DIY Optimalkan 7 Pos Lalu Lintas Ternak
Untuk memastikan kesehatan hewan kurban, DP3 akan mengerahkan 14 puskeswan dengan 52 dokter hewan.
Dan itu hanya ditangani oleh 14 puskeswan kurang lebih dengan sekitar 52 tenaga dokter hewan. Itu menjadi kewajiban petugas untuk memastikan pelaksanaan Idul Adha di Sleman berjalan nyaman, aman dan ketersediaan cukup di Sleman.
Untuk mekanisme pengawasannya secara mobile. Sekarang ini Kabupaten Sleman memiliki 14 titik puskeswan. Bersama penyuluh, nantinya akan mobile memastikan kesehatan hewan kurban di pasar tiban.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Yayasan Slamet Riyadi Yogyakarta Tegaskan Pemberhentian Seorang Dosen Telah Melalui Prosedur
- 2Mahasiswa FTI UAJY Tuangkan Kisah dari Mata Kuliah Masyarakat Digital dalam Bentuk Buku
- 3Mengenal GIK UGM, Lokasi Diskusi Wamentan Sudaryono dan Budiman Sudjatmiko yang Berujung Ricuh
- 45 Fakta Menarik Mukmin Juara SUCI 12, Alumni UMY yang Sempat jadi Marbot
- 5BPBD Sleman dan Tim Ahli Pastikan, Teror Kebakaran di Kasuran Seyegan Bukan Karena Gas Alam
- 6Soal Insiden Diskusi di UGM, Sudaryono: Pantang Kabur, Kami Datang untuk Berdialog
- 7Unit Layanan Disabilitas UAJY Raih Pendanaan dari Kemdiktisaintek
- 8SPMB SMP Kota Jogja Sediakan 3.584 Kursi
- 95 Fakta Menarik Mukmin Juara SUCI 12, Alumni UMY yang Sempat jadi Marbot
- 10SPMB SMP Kota Jogja Sediakan 3.584 Kursi







