20 Tahun Gempa DIY-Jateng, Ratusan Pelajar SMAN 1 Kalasan Ikuti Simulasi Tanggap Darurat

Akurat.co, Jogja - Ratusan pelajar SMAN 1 Kalasan Sleman mengikuti simulasi tanggal darurat, Jumat (21/05/2026).
Kegiatan ini sekaligus untuk memperingati 20 tahun gempa bumi yang melanda DIY-Jateng. Sebelumnya mereka terlebih dahulu mendapatkan materi terkait bencana.
Kegiatan ini digelar bekerjasama antara InJourney Destination Management (IDM) dengan Kementerian Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK).
Wakil Kepala SMAN 1 Kalasan Aris Widaryanti mengatakan, saat gempa 2006 lalu. Sekolah yang berada di Tamanmartani Kalasan Sleman tersebut mengalami kerusakan cukup parah.
Baca Juga: 130 Ribu Wisatawan Diprediksi Padati Candi Prambanan, TWC Siap Perluas Lahan Parkir
"Sejumlah ruang kelas rusak. Saat ini konstruksi bangunan dibuat lebih kuat. Karena lokasi sekolah bwrad di atas Sesar Opak," katanya.
Meskipun siswa yang ada di SMAN 1 Kalasan saat ini belum lahir saat peristiwa 2006 lalu, simulasi telah rutin digelar.
Direktur Operasional IDM Indung Purwita mengatakan, pelajar SMA jadi sasaran kegiatan ini karena dirasa sudah bisa menerima edukasi. Baik secara teknis maupun non teknis mengenai siaga bencana.
Tentu saja mereka diharapkan bisa menjadi agen dalam memberikan pemahaman tentang siaga bencana.
Baca Juga: Dukung Program Beasiswa Sleman Pintar, Pemkab Gandeng 34 Kampus
"Kesiapsiagaan bencana harus terus dimiliki. Pelajar diharapkan bisa meneruskan apa yang mereka dapat kepada keluarga maupun tetangga sekitar," ungkapnya.
Deputi Bidang Koordinasi Penanggulangan Bencana dan Konflik Sosial Kemenko PMK Lilik Kurniawan menjelaskan, lembaga pendidikan menjadi salah satu yang terdampak saat gempa terjadi 20 tahun lalu.
Untuk itu, pemahaman bencana terhadap pelajar harus terus digelorakan. Pelatihan tanggap bencana ini telah seribu siswa pada sepuluh sekolah menengah atas.
"Secara nasional, ada 250 ribu sekolah yang ada di daerah rawan bencana. Mulai dari gempa, tanah longsor, banjir dan sebagainya," ucapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Warga Sleman Jangan Panik! Sirine EWS Merapi Bakal Berbunyi Serentak 17 Agustus, Ini Alasannya
- 2Ega Rizky: Belum Kepikiran Pensiun, Masih Mau Berkarier Sakmampune
- 3LKBN Antara Gelar Pameran Fotografi 'Merdeka' di Titik Nol Kilometer Yogya
- 4Dari Posko NTT, Dirut PLN Pastikan Pasokan Listrik Aman selama Pelaksanaan HUT ke-81
- 5Lansia Hilang Saat Cari Rumput di Hutan Pathuk Tritis Sleman
- 6Tangan Kroniyah Gemetar Saat Terima Kunci Rumah, Ini Sebabnya...
- 7Belanja Rp20.000 di Pasar Kota Jogja Bakal Dapat Smartphone
- 8Dampak El Nino, Status Siaga Darurat Kekeringan Sleman Berpotensi Diperpanjang
- 9Diikuti 1.000 Peserta, Pengibaran Bendera Merah Putih di Laut Selatan Berlangsung Aman
- 10Penampilan Polisi Cilik di Upacara Penurunan Bendera Pemkab Kulon Progo Pukau Masyarakat








