Fakta Menarik Tenaga Penyapu Jalan Kota Jogja, Gagal Bikin Bersih Bisa Kena PHK

Akurat.co,Jogja-Di balik jalanan bersih di Kota Jogja ada peran besar tenaga penyapuan jalan.
Peran mereka sangat penting membuat wajah Kota Jogja senantiasa terlihat bersih dan rapi.
Oleh karenanya, jika tidak optimal bekerja, Pemkot Jogja tak segan-segan melakukan pemutusan hubungan kerja atau PHK.
Baca Juga: Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo: UMK Naik 6 Persen
Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo benar-benar memberikan catatan terhadap kinerja para penyapu jalanan, terutama yang menjadi mitra Pemkot.
Hasto mengingatkan perusahaan penyedia jasa penyapuan harus menunjukkan kinerja top jika jika masih ingin menjadi mitra.
"Tak segan akan kami kartu merah (PHK) kalau memang tidak cocok untuk pekerjaannya," ujarnya dikutip dari laman resmi Pemkot Jogja.
Menurutnya masih ada sebagian petugas penyapuan atau pembersihan jalan belum responsif terhadap lingkungan yang kotor.
Hasto mengajak para petugas penyapuan jalan untuk mencintai pekerjaan agar merasa memiliki sebagai petugas pembersih lingkungan kota, sehingga ketika melihat sampah di kota sudah gemas.
Meskipun bukan di wilayah sektor penugasan tapi jika melihat sampah di jalan bisa melaporkan ke petugas penyapuan yang bertanggung jawab.
Dicontohkan misal tugas di wilayahnya Ngasem tapi kalau melihat sampah di daerah Umbulharjo bisa menghubungi petugas penyapuan di wilayah itu.
Sekitar 213 petugas penyapu jalan Kota Jogja
Saat ini ada sekitar 213 petugas penyapu jalan yang bekerja setiap hari membersihkan jalanan kota.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta, Rajwan Taufiq menjelaskan para petugas penyapuan jalan itu terbagi dalam sejumlah sektor.
Mulai dari Malioboro, Kranggan, Kotabaru, Gunungketur, Ngasem, Gading, Tungkak, dan Kotagede.
Mereka bertugas mulai pukul 05.00 sampai 12.00 WIB.
Penyapuan pertama di jalan protokol atau jalan utama harus diselesaikan sebelum pukul 07.00 wib.
Lokasi penyapuan di luar jalan protokol ini diberi toleransi selesai sampai pukul 08.30 wib.
Kemudian penyapuan sweeping pertama pukul 09.00-12.00 wib dengan melaksanakan patroli disepanjang jalan yang menjadi tanggung jawab.
"Kami ingatkan beberapa hal terkait dengan tugas pokok atau tugas penyapuan di Kota Yogyakarta. Selama jam kerja maka jalan yang menjadi tanggung jawabnya harus selalu bersih," tambah Rajwan.
Baca Juga: Mengenal Jogja Cling, Gerakan Gotong Royong Menciptakan Jogja yang Bersih
Dia menegaskan evaluasi akan terus dilakukan. Apabila tidak sesuai dengan aturan maupun tugas pokok fungsi maka akan dilaksanakan surat teguran 1, 2 dan 3.
Apabila sudah sampai teguran 3, maka pada akhirnya akan diberikan penindakan bahkan pemberhentian.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 412 Atlet SOIna DIY Siap Berlaga di PESONAS II 2026 Kupang
- 5Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 6Jelang Hari Santri 2026, Kemenag Sleman dan FKUB Reresik Pondok Pesantren
- 7Ada Agenda Keagamaan, Laga PSIM vs PSM Digelar tanpa Penonton
- 8Perjuangan Muhammad Yunus Kuliah di UNY, jadi Ojol Makanan saat Waktu Luang
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam









