Jogja

Berniat Melihat Sunset, 2 Warga Sleman Tenggelam di Embung Kaliaji Turi

Atiek Widyastuti | 5 Juni 2026, 17:17 WIB
Berniat Melihat Sunset, 2 Warga Sleman Tenggelam di Embung Kaliaji Turi
Evakuasi warga yang tenggelam di Embung Kaliaji Turi. (Basarnas)

Akurat.co, Jogja - Dua warga Sleman meninggal dunia karena tenggelam di Embung Kaliaji Turi Sleman, Jumat (05/06/2026) pagi.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Iwan Yoga (22) warga RT/RW 04/32 Canggal Merdikorejo Tempel dan Agus Adi (22) warga Medari RT/RW 03/11, Caturharjo, Sleman.

Satu rekan mereka, Kurniawan Dwi Atmaja (23) warga Medari RT 03, Caturharjo, Sleman, berhasil selamat dalam kejadian tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa terjadi sekitar pukul 05.00 WIB. Koordinator Unit Siaga Basarnas Sleman Dhedi Prasetya mengatakan, ketiga korban sebelumnya bermain skateboard di sekitar embung. Setelahnya, mereka berencana melihat matahari terbit (sunrise) dan mendekat ke pinggir embung.

Baca Juga: Pemancing Ditemukan Tewas Tenggelam di Sungai Boyong Sleman

"Dalam kondisi yang masih gelap, dua korban diduga terpeleset dan tenggelam," katanya.

Menerima laporan dari warga sekitar Embung Kaliaji, Tim SAR Gabungan segera melakukan koordinasi dan persiapan operasi pencarian.

Pada pukul 06.15 WIB tim menyiapkan peralatan selam, dilanjutkan asesmen kondisi perairan pada pukul 07.00 WIB. Lima menit kemudian tim penyelam mulai melakukan pencarian di lokasi kejadian.

"Upaya pencarian membuahkan hasil dengan setelah Tim SAR Gabungan melakukan penyelaman di lokasi kejadian kedua korban ditemukan pada pukul 07.09 WIB di kedalaman 3 meter," jelasnya.

Baca Juga: Tim SAR Gabungan Berhasil Temukan Nelayan yang Hilang Akibat Kapalnya Terbalik

Selanjutnya korban dievakuasi ke darat dan dibawa menggunakan ambulans ke Puskesmas Turi pada pukul 07.17 WIB untuk penanganan lebih lanjut.

"Kami menghimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di sekitar perairan. Terutama pada waktu dini hari atau ketika kondisi penerangan masih terbatas," ujarnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.