Tinggalkan Gadget, Ratusan Pelajar di Bantul Diajak Kembali ke Permainan Tradisional

Akurat.co,Jogja-Gadget dan anak sekolah ditambah masa liburan menjadi tantangan tersendiri bagi orang tua saat ini.
Tapi di Kabupaten Bantul, Yogyakarta, ada cara menarik untuk mengalihkan anak-anak dari gadget.
Ratusan siswa sekolah dasar di wilayah tersebut diajak untuk kembali ke permainan tradisional.
Baca Juga: Leksa Ganesha Batik Bantul, Hadapi Tantangan Pengelolaan Limbah Sintetis
Mereka mengikuti Festival Permainan Tradisional Kabupaten Bantul tahun 2026 yang diinisiasi oleh Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI), Rabu (16/6/2026).
“Ayo tinggalkan dulu gadget (gawai), saatnya bermain! Karena sejatinya, dunia anak-anak memang dunia bermain,” tutur Ketua Penyelenggara Festival Permainan Tradisional, Yohanes Ariyanto.
Permainan tradisional mengasah motorik dan fisik anak
Tahun ini, ada tiga jenis permainan tradisional yang dipertandingkan, yakni bakiak, gobak sodor, dan egrang.
Dilansir dari laman resmi Pemkab Bantul, Wakil Bupati Bantul, Aris Suharyanta, mengungkap ada banyak manfaat yang didapat dari kegiatan ini.
"Ini adalah warisan nenek moyang yang tidak boleh dilupakan, perlu dijaga. Permainan tradisional ini mencerminkan gotong royong, kebersamaan, dan kedisiplinan," katanya.
Baca Juga: Rampung 100 Persen, Kelok 23 Hubungkan Bantul-Gunungkidul siap Beroperasi 2027
Selain itu, permainan tradisional yang dilombakan turut mendukung motorik anak, kelincahan fisik, maupun ketangkasan.
Pada lomba egrang, misalnya. Tidak hanya seru, egrang juga melatih fisik dan mental.
Permainan tradisional ini efektif mengembangkan keseimbangan tubuh, serta memperkuat otot tangan dan kaki.
Atau dalam permainan gobak sodor. Permainan ini menuntut kerja sama tim, mengasah kemampuan berpikir strategis, hingga menanamkan nilai-nilai karakter seperti kejujuran dan disiplin.
Sepanjang permainan, sorak-sorai penonton di pinggir lapangan menambah kemeriahan festival. Hal ini menunjukkan bahwa antusias masyarakat terhadap permainan tradisional belum surut. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 4Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 5Tangan di Saku, Manajer PSIM Iksan Mahar Meminta Maaf
- 6Hadapi PSIM, PSM Makassar Lakukan Persiapan Khusus
- 7Kapolda Baru DIY Bakal Terbitkan Aturan Unjuk Rasa
- 8Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam





