Berburu Kepiting bersama Ayahnya, Anak 8 Tahun Terseret Ombak di Pantai Gua Cemara

Akurat.co,Jogja-Lagi, ombak pantai selatan Yogyakarta memakan korban.
Muhammad Bara Rizki Wardana, anak berusia 8 tahun asal Banguntapan, Kabupaten Bantul, dilaporkan mengalami kecelakaan laut di Pantai Gua Cemara, Minggu (5/7/2026).
Dalam keterangannya, Tim SAR Yogyakarta menyampaikan, menerima laporan dari keluarga korban sekitar pukul 12.00 wib.
Disebutkan, Korban bersama ayah dan adiknya tengah mencari kepiting di sekitar pantai.
Setelah selesai, korban bermaksud mencuci kaki dan tangan di bibir pantai.
Baca Juga: 18 Wisatawan Tersengat Ubur-ubur di Pantai Gunungkidul
Namun secara tiba-tiba ombak datang dari arah samping dan menyeret korban beserta adiknya.
Ayah korban berusaha melakukan penyelamatan dan hanya berhasil menyelamatkan adik korban.
Sang kakak, Muhammad Bara Rizki Wardana terseret arus dan hilang.
Kepala Kantor SAR Yogyakarta Rio Banupanitis mengungkap, Tim SAR gabungan yang diterjunkan bersama unsur relawan melaksanakan operasi pencarian dengan membagi personel ke dua sektor.
"Pada operasi hari pertama, SRU (search rescue unit) satu melakukan penyisiran ke arah timur sejauh kurang lebih 500 meter dari lokasi kejadian, sedangkan SRU dua menyisir ke arah barat sejauh 500 meter," katanya.
Namun demikian, hingga malam hari korban belum ditemukan, sehingga operasi pencarian dihentikan.
Baca Juga: Semula Rp15.000, Tiket Masuk 9 Pantai di Bantul Barat Kini Hanya Rp5.000
Operasi kembali dilakukan dan dilanjutkan pada Senin (6/7) pagi ini. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 412 Atlet SOIna DIY Siap Berlaga di PESONAS II 2026 Kupang
- 5Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 6Jelang Hari Santri 2026, Kemenag Sleman dan FKUB Reresik Pondok Pesantren
- 7Ada Agenda Keagamaan, Laga PSIM vs PSM Digelar tanpa Penonton
- 8Perjuangan Muhammad Yunus Kuliah di UNY, jadi Ojol Makanan saat Waktu Luang
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam






