Jogja

Tingkatkan Kapasitas Kepala Sekolah, Pemkab Sleman Siapkan Kolaborasi dengan Akademisi

Atiek Widyastuti | 4 Agustus 2026, 19:53 WIB
Tingkatkan Kapasitas Kepala Sekolah, Pemkab Sleman Siapkan Kolaborasi dengan Akademisi
Suasana sarasehan yang digelar Dinas Pendidikan Sleman. - Istimewa

Akurat.co, Jogja - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman terus memperkuat komitmen peningkatan kualitas tenaga pendidik, khususnya di jenjang menengah pertama atau SMP.

Salah satunya dengan menggandeng akademisi guna memfasilitasi peningkatan kualifikasi dan kapasitas pendidikan para guru.

"Kami sedang mengagendakan kerja sama dengan UNY untuk meningkatkan kapasitas bapak dan ibu guru. Saya ingin pendidikan pendidik di Sleman bisa terus meningkat. Pemerintah berkomitmen penuh untuk nyengkuyung pengembangan kompetensi ini,” ujar Bupati saat menghadiri Sarasehan dan Bakti Sosial Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di SMP Negeri 1 Godean, Selasa (04/08/2026).

Baca Juga: Bupati Sleman : Siapkan Generasi Emas 2045, Butuh Kolaborasi Multipihak

Mengusung tema “Merdeka dari Penyakit, Merdeka Mengajar”, kegiatan diikuti 120 peserta. Terdiri dari 54 Kepala SMP Negeri, 10 Kepala Madrasah Negeri (MTsN), serta 56 Kepala SMP dan Madrasah Swasta.

Kegiatan ini menurut Bupati Sleman menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi serta meningkatkan kapasitas para pamong guru di Kabupaten Sleman.

Selain peningkatan kompetensi, Bupati Sleman juga menyoroti pentingnya tata kelola administrasi pendidikan yang berpihak pada kesejahteraan guru.

Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Sleman, Ponidi menyampaikan, acara ini merupakan kolaborasi luar biasa antara Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Bappeda, RSUD Sleman dan RSUD Prambanan.

Baca Juga: Pemkab Sleman Terus Perkuat Sosialisasi Kanal Aduan Lapor Sleman

Rangkaian acara diawali dengan pemeriksaan kesehatan fisik sekaligus kesehatan jiwa bagi para pimpinan sekolah dan pengawas. Menurutnya, kesehatan holistik tenaga pendidik menjadi syarat utama dalam menciptakan lingkungan belajar yang unggul.

"Untuk melahirkan sekolah dan anak-anak yang berprestasi, syarat utamanya adalah kepala sekolahnya harus sehat terlebih dahulu, baik sehat raga maupun sehat jiwa," ungkap Ponidi.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.