Jogja

Disperindag Sleman Alokasikan Dana Rp 1,3 M untuk Pemeliharaan Pasar Rakyat

Atiek Widyastuti | 6 September 2026, 16:20 WIB
Disperindag Sleman Alokasikan Dana Rp 1,3 M untuk Pemeliharaan Pasar Rakyat
Warga keluar dari salah satu pasar tradisional di Kabupaten Sleman. - Akurat.co/Atiek Widyastuti

Akurat.co, Jogja - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sleman mengalokasikan dana hingga Rp 1,3 miliar untuk pemeliharaan pasar rakyat.

Pemeliharaan tersebut, meliputi pembenahan hingga fisik di 32 pasar rakyat yang dikelola wilayah setempat.

Kepala Disperindag Sleman Dwi Wulandari mengatakan, langkah penataan fisik maupun non-fisik ini dilakukan demi mengoptimalkan fungsi bangunan serta meningkatkan kenyamanan pedagang dan pengunjung pasar tradisional.

Saat ini Disperindag Sleman telah melakukan pembenahan fisik berupa 33 pekerjaan di 23 pasar tradisional dengan anggaran sebesar Rp 980,8 juta.

Baca Juga: Bupati Sleman Imbau Pedagang Pasar Godean Berani Laporkan Hal Ini....

"Sampai dengan bulan Oktober, kami masih menyelesaikan tujuh pekerjaan fisik di lima pasar tradisional," katanya.

Untuk mengatasi berbagai permasalahan prasarana lainnya, Disperindag Sleman telah mengajukan tambahan Anggaran Perubahan sebesar Rp 400 juta.

"Dana tersebut rencananya akan dialokasikan untuk 11 paket pekerjaan pemeliharaan di delapan pasar tradisional," katanya.

Sebagian besar pasar tradisional di Kabupaten Sleman merupakan aset fisik yang dibangun pada era 1980-an hingga 2000-an.

Baca Juga: Belanja Rp20.000 di Pasar Kota Jogja Bakal Dapat Smartphone

Ada beberapa pasar yang relatif baru direvitalisasi. Seperti Pasar Gentan (2017), Pasar Prambanan (2018), Pasar Potrojayan (2021) dan Pasar Godean (2024).

Kepala Bidang Pengelolaan Fasilitas Perdagangan Tradisional Disperindag Sleman Purwoko Haryadi mengatakan pekerjaan pemeliharaan fisik diprioritaskan pada bagian yang berdampak langsung pada keamanan dan keselamatan aktivitas perdagangan.

Kondisi pasar tradisional yang mendesak perbaikan fisik, seperti atap, plafon hingga pembaruan plang nama pasar. Perbaikan yang sudah kami lakukan di Pasar Balangan, Ngijon, Ngino, Pakem, Jangkang, Wonosari dan Pasar Kejambon.

Selain atap, fasilitas sanitasi dan drainase turut menjadi fokus perbaikan di sejumlah titik, antara lain di Pasar Buah Tempel, Pasar Ngino, Pasar Pakem, dan Pasar Jangkang.

Pembenahan drainase dan toilet dilakukan untuk menjaga kebersihan serta mencegah genangan air saat musim hujan. Saat ini, Disperindag Sleman masih menyelesaikan tujuh paket pekerjaan di lima pasar.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.