FBE UAJY Gelar Workshop Batik Lintas Budaya

Akurat.co, Jogja - Fakultas Bisnis dan Ekonomika (FBE) Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) menggelar 'Batik Art Workshop: Colours in Harmony'.
Berlangsung di Kampus III Gedung St Bonaventura, kegiatan ini digelar bersama dengan Ngee Ann Polytechnic dan Care Channels Indonesia.
Workshop mempertemukan mahasiswa internasional dan UAJY dalam suasana kolaboratif yang hangat. Menggabungkan seni membatik, edukasi, serta pertukaran budaya sebagai bagian dari pengabdian masyarakat yang diinisiasi dosen FBE.
Dekan FBE UAJY, Wenefrida Mahestu Noviandra Krisjanti mengatakan, kerja sama rutin ini bertujuan untuk memperkenalkan berbagai corak batik Indonesia sekaligus berbagi budaya lokal.
Baca Juga: Syawalan Bersama Mitra dan Masyarakat, Cara UAJY Perkuat Kolaborasi
Kegiatan ini bukan hanya tentang membatik karena sebenarnya Indonesia dan Singapura berbagi budaya batik yang mirip dengan pengaruh budaya lokal.
"Hari ini kita akan membatik dengan versi Yogyakarta, tetapi kamu boleh menunjukkan budaya spesial dari Singapura, tidak ada benar atau salah karena batik adalah bentuk kreativitas,” ujar Wenefrida, Kamis (16/04/2026).
Proses membatik dilakukan secara langsung menggunakan kain mori, canting, malam, dan pewarna, dengan pendampingan dari Susana Dewi Puspitawati bersama tim dari Omah Batik Purwanti.
Para peserta dibagi dalam kelompok kecil, didampingi dosen dan mahasiswa FBE sebagai fasilitator, sehingga tercipta suasana belajar yang kolaboratif dan personal.
Baca Juga: Perkuat Jurnalisme Kredibel Di Era Digital, UAJY Berkolaborasi dengan ASMI
Tidak hanya berfokus pada praktik seni. Kegiatan ini juga diperkaya dengan berbagai sesi interaktif seperti permainan kelompok, pertunjukan tarian, serta sharing budaya oleh mahasiswa Ngee Ann Polytechnic yang memperkenalkan keunikan tradisi Singapura.
Nuansa global semakin terasa melalui pemaparan akademik dari Prof Aloysius Gunadi Brata yang membahas isu Indonesia’s Energy Crisis dan dampak konflik global terhadap ekonomi Asia Tenggara.
Selain itu, wawasan internasional juga diperluas melalui studium generale oleh Dr. Song Shiwei dari Ngee Ann Polytechnic yang mengulas perkembangan industri farmasi di Singapura sebagai salah satu pusat biomedis dunia yang didukung inovasi dan kebijakan pemerintah.
Melalui kegiatan ini, FBE UAJY tidak hanya memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada dunia, tetapi juga memperkuat jejaring internasional yang kolaboratif dan berkelanjutan.
Baca Juga: UAJY Jalin Kolaborasi dengan Yayasan Panti Rapih
Workshop ini menjadi bukti nyata bahwa harmoni budaya dapat menjadi fondasi kuat dalam membangun pemahaman global sekaligus memperkaya pengalaman akademik mahasiswa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









