UPN ‘Veteran’ Yogyakarta Kukuhkan Prof Nur Indrianti, Tekankan Urgensi Rekayasa Sistem Industri untuk Ketahanan Nasional

Akurat.co, Jogja - Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta (UPNVY) resmi mengukuhkan Prof Nur Indrianti sebagai Guru Besar di bidang Sistem Industri Berkelanjutan.
Prof Nur menyoroti pentingnya transformasi paradigma industri dari sekadar pengejaran efisiensi menuju ketahanan bangsa yang berkelanjutan.
Dalam pidato pengukuhannya, Prof Nur Indrianti mengungkapkan, perubahan iklim dan gangguan rantai pasok, tidak dapat lagi diselesaikan dengan cara-cara lama yang terfragmentasi. Menurutnya, pendekatan sektoral sudah tidak relevan untuk menghadapi krisis sistemik.
“Masalah hari ini bukan lagi sektoral, tetapi sistemik. Karena itu, solusinya harus dirancang secara menyeluruh,” tegas Prof Nur dalam pidatonya di hadapan Senat Akademik UPN “Veteran” Yogyakarta, Rabu (22/04/2026).
Baca Juga: 2.995 Peserta UTBK SNBT 2026 ikuti Ujian di UPN Veteran Yogyakarta
Prof Nur memaparkan, rekayasa sistem industri berkelanjutan adalah kunci untuk membangun sistem yang tangguh dan adaptif. Ia menjelaskan secara tidak langsung bahwa Teknik Industri kini telah bergeser.
Keberhasilan sebuah sistem tidak lagi hanya diukur dari angka produktivitas. Melainkan dari sejauh mana sistem tersebut memberikan dampak positif bagi lingkungan dan kesejahteraan sosial.
Ia juga memperkenalkan konsep “waste to welfare”, sebuah pendekatan yang mengubah pandangan terhadap limbah.
"Limbah tidak boleh lagi dianggap sebagai akhir dari sebuah proses produksi, melainkan harus dipandang sebagai awal dari peluang ekonomi baru yang berkelanjutan," ujarnya.
Baca Juga: UPN Veteran Yogyakarta, Pastikan Pelaksanaan UTBK Dibawah Pengawasan Ketat
Sebagai bentuk nyata implementasi keilmuannya, Prof Nur memaparkan penelitiannya yang memanfaatkan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) untuk meningkatkan efisiensi industri gula nasional.
Dengan metode machine learning, kualitas tebu dapat diklasifikasikan secara akurat hingga 79 persen sebelum masuk ke pabrik.
“Teknologi ini memungkinkan kita menjaga kualitas produk dan mengurangi biaya logistik akibat pengembalian bahan baku, sekaligus memperkuat posisi tawar petani dalam rantai pasok,” jelasnya.
Di akhir pidatonya Prof Nur menekankan, ketahanan bangsa harus didukung oleh kolaborasi pentahelix yang melibatkan akademisi, pemerintah, industri, masyarakat dan media. Ia berharap perguruan tinggi dapat menjadi jembatan antara ilmu pengetahuan dan kebutuhan nyata di lapangan.
Baca Juga: UPN “Veteran” Yogyakarta Gelar Wawancara Online Mahasiswa Jalur SNBP 2026
Prof Nur Indrianti adalah pakar di bidang Sistem Industri Berkelanjutan di UPN “Veteran” Yogyakarta. Fokus risetnya mencakup rekayasa sistem, sistem produksi dan integrasi kecerdasan buatan untuk pengembangan industri yang berdampak luas bagi masyarakat.
Rektor UPN "Veteran" Yogyakarta, Prof Mohamad Irhas Effendi menyatakan, pengukuhan gelar Guru Besar ini merupakan tonggak penting yang menegaskan posisi UPN “Veteran” Yogyakarta dalam mendukung ketahanan nasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









