Jogja

UIN Sunan Kalijaga Resmi Miliki Prodi Kedokteran

Haris Ma'ani | 16 Mei 2026, 07:45 WIB
UIN Sunan Kalijaga Resmi Miliki Prodi Kedokteran
Foto udara bangunan gedung UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta. (foto: dok.UIN Suka)

Akurat.co,Jogja-UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta bakal segera membuka program studi kedokteran.

Prodi Kedokteran UIN Sunan Kalijaga terealisasi setelah izin pendirian prodi terbit.

Kampus Islam negeri tertua di Indonesia itu resmi memperoleh izin pembukaan Program Studi Kedokteran Program Sarjana dan Program Studi Pendidikan Profesi Dokter Program Profesi berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 490/B/O/2026 yang ditetapkan di Jakarta pada 5 Mei 2026.

Baca Juga: Keren, UIN Sunan Kalijaga Tembus Peringkat 7 Dunia

Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof. Noorhaidi Hasan menyebut kehadiran Program Studi Kedokteran bukan sekadar penambahan program akademik, melainkan langkah besar untuk menghadirkan pendidikan kedokteran yang unggul, integratif, dan berorientasi pada kemanusiaan.

“Ini merupakan tonggak penting dalam sejarah pengembangan kelembagaan UIN Sunan Kalijaga. Kami ingin melahirkan dokter-dokter yang tidak hanya kuat secara akademik dan profesional, tetapi juga memiliki karakter, etika, serta perspektif integrasi-interkoneksi keilmuan yang menjadi ciri khas UIN Sunan Kalijaga,” ujarnya dikutip dari laman resmi UIN, Sabtu (16/5/2026).

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga UIN Sunan Kalijaga, Prof.Istiningsih menjelaskan proses pendirian Prodi Kedokteran berlangsung panjang dan penuh tantangan.

Pendidikan kedokteran, kata dia, memiliki standar sangat ketat, baik dari aspek akademik, tata kelola, sumber daya manusia, sarana-prasarana, hingga jejaring rumah sakit pendidikan.

Karena itu, keluarnya izin tersebut menjadi bukti bahwa UIN Sunan Kalijaga dinilai siap secara institusional untuk menyelenggarakan pendidikan kedokteran.

“Sejak awal kami merancang Prodi Kedokteran bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan formal pembukaan program studi, tetapi sebagai fondasi jangka panjang pengembangan.

Baca Juga: UIN Sunan Kalijaga Jadi PTKIN Paling Diminati di Jalur Prestasi 2026

Pasca-terbitnya izin, lanjut Prof Isti, UIN Sunan Kalijaga mulai menata struktur organisasi, menyiapkan sistem penerimaan mahasiswa baru, serta membangun sistem akademik tersendiri yang disesuaikan dengan pola pembelajaran blok dalam pendidikan kedokteran.

“Dalam proses pengembangan itu, UIN Sunan Kalijaga juga akan terus didampingi Universitas Diponegoro sebagai universitas pendamping hingga program studi memperoleh akreditasi minimum,” katanya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.