Jogja

Baru Dibuka, Prodi Kedokteran UIN Sunan Kalijaga Banjir Pendaftar

Haris Ma'ani | 2 Juli 2026, 13:06 WIB
Baru Dibuka, Prodi Kedokteran UIN Sunan Kalijaga Banjir Pendaftar
Suasana tes jalur mandiri gelombang I Prodi Kedokteran UIN Sunan Kalijaga. (foto: dok. UIN Suka)

Akurat.co,Jogja-Program Studi Kedokteran UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta baru memperoleh izin pembukaan pada Mei 2026 dan diresmikan oleh Menteri Agama pada 4 Juni 2026.

Meski baru, prodi Kedokteran UIN banjir pendaftar. Terbukti dari tingginya pendaftar.

Sebanyak 285 calon mahasiswa mendaftarkan diri pada gelombang pertama jalur mandiri, melampaui prediksi awal panitia sekitar 200 pendaftar.

Dari jumlah tersebut, 269 peserta dinyatakan terverifikasi dan berhak mengikuti seleksi.

Baca Juga: UIN Sunan Kalijaga Kampus PTKIN Terbaik Indonesia, Masuk 10 Besar Kampus Pendidikan Terbaik 2026

Calon mahasiswa mengikuti pelaksanaan Computer Based Test (CBT) pada 1–2 Juli 2026.

Pada hari pertama, sekitar 200 peserta mengikuti ujian dalam dua sesi, sedangkan 69 peserta dijadwalkan mengikuti ujian pada Kamis (2/7/2026).

Ketua Admisi UIN Sunan Kalijaga sekaligus Ketua Pelaksanaan PMB Prodi Kedokteran, Handini, menjelaskan bahwa tingginya minat masyarakat terhadap Program Studi Kedokteran menunjukkan besarnya kepercayaan publik terhadap kualitas UIN Sunan Kalijaga.

"Jumlah pendaftar melampaui ekspektasi kami. Target awal sekitar 200 orang, namun hingga penutupan tercatat 285 pendaftar dan 269 peserta telah terverifikasi," jelasnya

Tingginya peminat menunjukkan reputasi UIN Sunan Kalijaga, dari kualitas dosen, kesiapan sarana dan prasarana, serta kepercayaan masyarakat terhadap program studi baru.

Sementara itu, Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof. Noorhaidi Hasan menegaskan bahwa sejak awal UIN Sunan Kalijaga berkomitmen membangun pendidikan kedokteran yang mengedepankan mutu.

Karena itu, proses penerimaan mahasiswa dilaksanakan mengikuti seluruh standar yang dipersyaratkan oleh lembaga yang berwenang agar mampu menjaring calon mahasiswa terbaik.

"Kami akan memastikan seluruh proses berjalan dengan sebaik-baiknya sesuai aturan yang berlaku untuk mendapatkan calon mahasiswa yang benar-benar memenuhi kualifikasi," tegasnya.

Baca Juga: UIN Sunan Kalijaga Resmi Miliki Prodi Kedokteran

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Noorhaidi juga menuturkan, bahwa menjadi mahasiswa kedokteran tidak cukup hanya memiliki kemampuan akademik.

Pendidikan kedokteran membutuhkan ketangguhan psikologis, sehingga proses seleksi juga dirancang untuk mengukur berbagai aspek yang menentukan keberhasilan mahasiswa selama menjalani pendidikan.

"Kami ingin menunjukkan bahwa Program Studi Kedokteran UIN Sunan Kalijaga siap mengawal seluruh proses sesuai regulasi untuk memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan ilmu pengetahuan," katanya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.