Dari Persoalan Sampah di Kota Bandung, Mahasiswa UGM Raih Juara 2 Ajang Nasional

Akurat.co,Jogja-Mahasiswa UGM berhasil memberikan solusi untuk mengatasi persoalan sampah organik di Kota Bandung.
Tim mahasiswa UGM terdiri dari, Maria Yolanda Elisabeth Turnip (Teknik Industri 2022), Mafaza A. Zidna (Teknik Industri 2022), Jauhar Najma Wigar Utungga (Teknik Industri 2024), dan Michelle Carissa Purnama (Teknik Industri 2024).
Mereka berhasil memberikan solusi atas persoalan sampah yang terjadi di Kota Bandung.
Baca Juga: UGM Terjunkan 8.178 Mahasiswa KKN-PPM, Tersebar di 127 Kecamatan hingga Wilayah 3T Indonesia
Michelle, perwakilan mahasiswa UGM mengatakan, persoalan sampah di kota Bandung yang saat ini kondisinya sudah penuh sehingga diperlukan sebuah solusi yang inovatif.
Michelle menyebut ia dan timnya berhasil memberikan solusi inovatif yang mereka rancang yakni berfokus pada pengelolaan sampah organik dan nonorganik melalui komunitas pengolah sampah di Bandung.
Dengan cara tersebut, sampah yang masih dapat diolah akan dikelola oleh komunitas, sedangkan residu akhir yang tidak dapat diproses akan diangkut ke tempat pembuangan akhir (TPA).
“Kami merancang solusi agar sampah tidak langsung dibuang ke TPA, tetapi diolah dahulu dengan membuat aplikasi yang menghubungkan koordinasi antar-existing stakeholder agar waste flow di Bandung menjadi lancar,” ujar Michelle dikutip dari laman resmi UGM, Kamis (25/6/2026).
Baca Juga: Soal Insiden Diskusi di UGM, Sudaryono: Pantang Kabur, Kami Datang untuk Berdialog
Berkat inovasi dan solusi tersebut, mereka berhasil menjadi juara 2 dalam ajang Project Management Challenge (PMC) 2026.
Tim berhasil meraih juara 2 atas solusi cerdas mengatasi persoalan sampah organik di Kota Bandung, serta memberikan solusi untuk persoalan di Desa Wisata Cidadap.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 412 Atlet SOIna DIY Siap Berlaga di PESONAS II 2026 Kupang
- 5Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 6Jelang Hari Santri 2026, Kemenag Sleman dan FKUB Reresik Pondok Pesantren
- 7Ada Agenda Keagamaan, Laga PSIM vs PSM Digelar tanpa Penonton
- 8Perjuangan Muhammad Yunus Kuliah di UNY, jadi Ojol Makanan saat Waktu Luang
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam









