2 Mahasiswa Program Internasional UAJY Berjaya di Vietnam

Akurat.co, Jogja - Mahasiswa Program Studi Teknik Industri Internasional (IUPIE) Fakultas Teknologi Industri (FTI), Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) berhasil menorehkan prestasi akademik di tingkat internasional dalam ajang Supply Chain and Logistics Challenge (SLOG Challenge) 2026.
Dua mahasiswa UAJY berhasil membawa pulang prestasi membanggakan, yakni Maria Rosari Zevannya Restu Bumi (angkatan 2023) sebagai Juara 1 dan Daniel Kasih Wirjawan (angkatan 2023) sebagai Juara 2.
Selama kompetisi, keduanya didampingi oleh Ketua Program Studi Sarjana Teknik Industri Twin Yoshua R. Destyanto serta Yosephine Suharyanti selaku dosen pengampu mata kuliah Supply Chain Management.
SLOG Challenge merupakan kompetisi akademik skala internasional yang pertama kali diluncurkan Mei 2021 dan bergerak di bidang Logistik dan Manajemen Rantai Pasok.
Baca Juga: FTI UAJY Resmi Jadi Hybrid Authorized Test Center Pertama di Indonesia
Diselenggarakan oleh Van Lang University (VLU) Vietnam, tepatnya oleh Faculty of Commerce VLU bekerja sama dengan Logistics Talent Club VLU.
Tahun ini, SLOG Challenge mengusung tema “Data Analytics & Digital Twin for Smart Logistics and Supply Chain”.
Tim UAJY memulai perjalanan kompetisi dari 21–24 Juni 2026, diawali dengan keberangkatan ke Kota Ho Chi Minh Vietnam, kunjungan ke High-Tech Agriculture Facility di Cu Chi, pengenalan kampus VLU dilanjutkan dengan rehearsal.
Maria menjelaskan, mahasiswa internasional yang mengikuti kompetisi tidak melalui tahap penyisihan seperti peserta dari Vietnam. Mereka langsung mengikuti babak final dan dibagi secara acak ke dalam tim multinasional.
Baca Juga: UAJY Jajaki Peluang Kerjasama Akademik dengan Monash University
"Di SLOG Challenge ini kami langsung mengikuti final stage. Sebelumnya, mahasiswa dari berbagai universitas di Vietnam sudah melalui tahap seleksi. Sementara peserta internasional dari Indonesia, Malaysia, Kamboja dan Taiwan langsung masuk ke babak final, lalu dibagi secara acak ke dalam kelompok untuk menyelesaikan studi kasus bersama," ujarnya, Kamis (16/07/2026).
Menurut Daniel, VLU berkolaborasi resmi dengan Program Studi Sistem Informasi UAJY.
“Sebelumnya kami menerima informasi mengenai kompetisi ini dari Program Studi Sistem Informasi UAJY karena mereka menjalin kolaborasi, seperti pertukaran pelajar pada Mei 2026 lalu, yang kemudian VLU mengirimkan undangan kompetisi, dan diteruskan pada kami,” ujar Daniel.
Dalam kompetisi ini, Maria dan Daniel tergabung dalam tim yang berbeda bersama delegasi dari berbagai negara Asia Tenggara. Setiap tim diminta merancang solusi inovatif terhadap permasalahan logistik dan rantai pasok menggunakan pendekatan data analytics serta digital twin.
Baca Juga: UAJY Berkolaborasi dengan Pusprenas Gelar Bina Talenta Indonesia 2026
Solusi yang mereka susun berfokus pada efisiensi waktu, biaya, dan sumber daya, sekaligus mempertimbangkan aspek keberlanjutan melalui upaya pengurangan emisi karbon dioksida (CO₂) dari aktivitas logistik.
Daniel juga mengungkapkan tentang kesulitan-kesulitan yang dialaminya selama kompetisi, namun terus bersyukur karena pihak kampus turut peduli lewat dukungan pembiayaan.
Melalui prestasi ini, diharapkan dapat mendorong seluruh mahasiswa UAJY untuk berprestasi di tingkat internasional dan menjadi pengingat bahwa UAJY selalu mendukung mahasiswa untuk berprestasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Warga Sleman Jangan Panik! Sirine EWS Merapi Bakal Berbunyi Serentak 17 Agustus, Ini Alasannya
- 2Ega Rizky: Belum Kepikiran Pensiun, Masih Mau Berkarier Sakmampune
- 3LKBN Antara Gelar Pameran Fotografi 'Merdeka' di Titik Nol Kilometer Yogya
- 4Dari Posko NTT, Dirut PLN Pastikan Pasokan Listrik Aman selama Pelaksanaan HUT ke-81
- 5Lansia Hilang Saat Cari Rumput di Hutan Pathuk Tritis Sleman
- 6Tangan Kroniyah Gemetar Saat Terima Kunci Rumah, Ini Sebabnya...
- 7Belanja Rp20.000 di Pasar Kota Jogja Bakal Dapat Smartphone
- 8Dampak El Nino, Status Siaga Darurat Kekeringan Sleman Berpotensi Diperpanjang
- 9Diikuti 1.000 Peserta, Pengibaran Bendera Merah Putih di Laut Selatan Berlangsung Aman
- 10Penampilan Polisi Cilik di Upacara Penurunan Bendera Pemkab Kulon Progo Pukau Masyarakat









