Jogja

Mahasiswa UPN "Veteran" Yogyakarta Raih Juara Nasional Lewat Inovasi AI-IoT untuk Perkebunan Sawit

Atiek Widyastuti | 28 Juli 2026, 17:57 WIB
Mahasiswa UPN "Veteran" Yogyakarta Raih Juara Nasional Lewat Inovasi AI-IoT untuk Perkebunan Sawit
Tim UPN Veteran Yogyakarta dalam Garuda Business Plan Competition (GBPC) 2026 di Semarang. (Istimewa)

Akurat.co, Jogja - Mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional (UPN) "Veteran" Yogyakarta meraih Juara 1 sekaligus Best Presentation pada Garuda Business Plan Competition (GBPC) 2026 di Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA), Semarang.

Prestasi tersebut diraih melalui inovasi PalmHive. Platform konservasi musuh alami berbasis Artificial Intelligence (AI) dan Internet of Things (IoT) yang dikembangkan sebagai solusi pengendalian hama perkebunan kelapa sawit secara berkelanjutan.

Tim 'Harus Juara' terdiri atas Mada Sagita Purwawibawa (Agroteknologi 2024), Muhammad Chaesar Noufallabib Widodo (Administrasi Bisnis 2024), Muhammad Luthfi Rahman Hakim (Manajemen 2024), Diah Yuni Purwati (Ekonomi Pembangunan 2023), dan Rio Prasetio (Informatika 2024).

Kolaborasi lintas disiplin tersebut menghasilkan inovasi yang mengintegrasikan atraktan semiokimia, kamera berbasis AI, sensor IoT, serta pengaturan mikroklimat untuk menarik, menjaga dan memantau populasi serangga musuh alami hama.

Baca Juga: Mahasiswa Internasional dari Negara Ini Ikut Diwisuda di UPN 'Veteran' Yogyakarta

Ketua tim Mada Sagita Purwawibawa mengatakan, PalmHive lahir dari semangat kolaborasi untuk menjawab tantangan sektor pertanian dan perkebunan.

"Harapannya, PalmHive dapat terus dikembangkan sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengelolaan perkebunan sawit yang lebih produktif dan berkelanjutan," ujarnya.

Selain menawarkan solusi teknologi, PalmHive juga dirancang sebagai model bisnis yang mendukung penerapan praktik perkebunan berkelanjutan melalui layanan pemantauan biodiversitas, analisis data ekologis dan sistem pendukung keputusan berbasis data.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.