Jogja

78 Calon Transmigran Ikuti Pelatihan Sebelum Berangkat ke Lokasi Tujuan

Yudi Permana | 28 September 2025, 10:09 WIB
78 Calon Transmigran Ikuti Pelatihan Sebelum Berangkat ke Lokasi Tujuan

Akurat.co, Jogja - Sebanyak 78 calon transmigran dari DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah dan DIY mengikuti Pelatihan Calon Transmigran Angkatan 1, 2 dan 3.

Kegiatan digelar selama tujuh hari mulai dengan durasi 64 jam pelajaran, mulai Sabtu 27 September 2025 hingga 3 Oktober 2025 di Balai Besar Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi Yogyakarta (BBPPMT).

Rencananya mereka akan ditempatkan di Sidenreng Rappang Sulawesi Selatan, Polewali Mandar Sulawesi Barat, Poso Sulawesi Tengah dan Halmahera Tengah Maluku Utara.

Pelatihan ini dimaksudkan untuk memberikan bekal pengetahuan dan wawasan bagi Calon Transmigran sebelum memulai hidup baru di wilayah baru.

Baca Juga: Pemkab Bantul Beri Uang Saku Rp15 Juta Per KK yang Ikut Program Transmigrasi

Program ini merupakan bagian dari program unggulan 5T Kementerian Transmigrasi, Trans Karya Nusa.

Transmigrasi menurut Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi, menjadi solusi serta strategi dalam pembangunan nasional. Karena tidak sekedar berpindah tempat namun juga kesejahteraan transmigran juga meningkat.

“Kami harap kepada calon transmigran dapat memperoleh kehidupan yang lebih baik di tanah yang baru atau tanah harapan," katanya.

Kementerian Transmigrasi akan melakukan koordinasi dengan Pemda terkait serta memberikan pendampingan kepada transmigran sampai mandiri.

Ia berharap melalui Transmigrasi dapat menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan transmigrasi.

Sampai saat ini Kementerian Transmigrasi telah mendirikan 1.560 desa yang merupakan produk dari program transmigrasi.

Baca Juga: Transmigran asal Sleman Tak Dapat Hak Semestinya, Bupati Turun Tangan

Bupati Sleman Harda Kiswaya mengatakan, pelatihan ini tentu memberikan bekal penting bagi calon transmigran karena tidak hanya dipersiapkan berpindah tempat tinggal.

Tetapi juga dipersiapkan untuk memiliki keterampilan, mentalitas, serta wawasan yang matang dalam menghadapi tantangan di daerah tujuan.

“Transmigrasi bukan sekadar perpindahan fisik. Namun juga perpindahan pola pikir, sikap, mentalitas dan semangat untuk membangun peradaban baru yang lebih baik,” ujar Harda

Lebih lanjut, Harda berpesan bagi calon transmigran untuk memanfaatkan pelatihan ini sebagai sarana menambah pengetahuan, wawasan dan keterampilan agar mampu menyesuaikan diri dengan daerah tujuan.

“Tetaplah produktif dan inovatif dengan bekal pengetahuan, wawasan dan keterampilan yang didapat dari pelatihan ini. Jangan lupa untuk membaur, saling menghargai, dan bersama-sama membangun daerah tujuan transmigrasi,” pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.