Akurat.co, Jogja - DPRD DIY tengah menyiapkan enam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prioritas.
Keenam Raperda tersebut akan dibahas sepanjang tahun 2026.
Wakil Ketua DPRD DIY Imam Taufik mengatakan, alasan pemilihan enam Raperda tersebut berdasarkan seberapa berdampak ke masyarakat.
"Ada isu yang jadi fokus DPRD DIY di tahun depan. Mulai dari isu lingkungan hingga perlindungan konsumen," katanya, Kamis (25/12/2025).
Baca Juga: Terendah di DIY, Segini UMK Gunungkidul 2026
Imam Taufik mengungkapkan, secara kuantitas jumlah regulasi yang digodok lebih sedikit dibanding tahun sebelumnya.
Menurutnya, penyusunan Program Pembentukan Perda (Propemperda) 2026 dilakukan secara selektif dan realistis.
DPRD DIY memilih fokus pada isu-isu yang benar-benar dibutuhkan publik, mulai dari perlindungan konsumen hingga keberlanjutan lingkungan hidup.
Imam Taufik menjelaskan, Raperda yang akan dibahas mencakup penguatan perlindungan konsumen, pengaturan keamanan dan mutu pangan asal hewan, serta pengelolaan perfilman untuk mendukung sektor ekonomi kreatif dan pelestarian budaya lokal.
Baca Juga: Pengamat: Langkah Mendagri Percepat Penanganan Bencana Sumatera
Hal yang tidak kalah penting adalah regulasi mengenai penanggulangan bencana. "Kita tahu kalau wilayah DIY memiliki tingkat kerawanan bencana yang tinggi," jelasnya.
Rencananya pembahasan enam raperda dilangsungkan secara bertahap. Mulai triwulan I hingga triwulan III tahun 2026.
Melalui koordinasi yang solid antar legislatif, eksekutif dan pemerintah pusat. DPRD DIY optimis seluruh agenda legislasi tersebut dapat diselesaikan sesuai target.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 412 Atlet SOIna DIY Siap Berlaga di PESONAS II 2026 Kupang
- 5Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 6Jelang Hari Santri 2026, Kemenag Sleman dan FKUB Reresik Pondok Pesantren
- 7Perjuangan Muhammad Yunus Kuliah di UNY, jadi Ojol Makanan saat Waktu Luang
- 8Ada Agenda Keagamaan, Laga PSIM vs PSM Digelar tanpa Penonton
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam










