Akurat.co,Jogja-RSUP Dr.Sardjito Yogyakarta memiliki direktur utama (dirut) baru.
Dr. dr. Romaniyanto, Sp.OT (K) Spine, MARS, resmi menjabat sebagai Dirut RS Sardjito menggantikan dr. Eniarti, M.Sc., Sp.KJ., MMR.
Serah terima jabatan dilaksanakan pada Jumat (13/2/2026).
Ketua Dewan Pengawas (Dewas) RSUP Dr. Sardjito sekaligus Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono mengungkapkan, transformasi kepemimpinan menjadi momentum pembaruan energi institusi untuk mematangkan langkah dan memberikan pelayanan yang lebih baik.
Baca Juga: RSUP Dr. Sardjito Buka Pendidikan Spesialis Kedokteran Nuklir
Regenerasi pengurus dirasa penting dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan Rumah Sakit DR. Sardjito.
“Kepemimpinan boleh saja berganti, namun misi institusi harus tetap tegak. Estafet tanggung jawab ini adalah bagian dari recharge energy," katanya
Lebih lanjut, sebagai rumah sakit rujukan nasional dan pendidikan terkemuka, Sri Sultan mengapresiasi tindakan RS Sardjito yang telah mengutamakan keselamatan pasien sebagai prioritas utama dalam setiap aspek pelayanan.
Penyerahan estafet kepemimpinan diharapkan dapat berperan dalam menjamin keselamatan segenap civitas hospitalia, yang secara tidak langsung memberi pengaruh signifikan pada pelayanan terhadap masyarakat.
“Keselamatan pasien hanya akan berdiri kokoh apabila ditopang oleh kondasi yang sama kuatnya di dalam internal organisasi," terang Sri Sultan dikutip dari laman resmi pemda diy.
Sri Sultan berharap, RS Dr. Sarjito dapat menjadi hospital of the future, institusi-institusi kesehatan yang menyatukan clinical excellence, transformasi digital, dan research progressive dalam pelayanan yang humanis bagi DIY.
Direktur Utama RS Dr. Sardjito masa bakti 2021-2026, dr. Eniarti mengungkapkan, 5 tahun masa bakti dalam RS Dr. Sardjito memberikannya banyak pembelajaran tentang integritas, keteguhan, dan makna kolaborasi.
Baca Juga: RSUP Dr Sardjito Bangun Gedung Baru Setinggi 15 Lantai Senilai Rp 917 Miliar
“Tidak semua langkah sempurna, tidak semua kebijakan tanpa kekurangan. Untuk hal-hal yang mungkin belum terkenal selama saya menjalankan perjalanan ini dengan segala kebenaran hati, saya menyampaikan permohonan maaf,” ungkapnya.
Eniarti berpesan, menghadapi tantangan yang kian kompleks di dunia kesehatan, dirut yang baru diharapkan dapat melangkah maju menjadi rumah sakit pendidikan yang unggul, humanis, dan berdaya saing.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Warga Sleman Jangan Panik! Sirine EWS Merapi Bakal Berbunyi Serentak 17 Agustus, Ini Alasannya
- 2Ega Rizky: Belum Kepikiran Pensiun, Masih Mau Berkarier Sakmampune
- 3Dari Posko NTT, Dirut PLN Pastikan Pasokan Listrik Aman selama Pelaksanaan HUT ke-81
- 4LKBN Antara Gelar Pameran Fotografi 'Merdeka' di Titik Nol Kilometer Yogya
- 5Belanja Rp20.000 di Pasar Kota Jogja Bakal Dapat Smartphone
- 6Lansia Hilang Saat Cari Rumput di Hutan Pathuk Tritis Sleman
- 7Tangan Kroniyah Gemetar Saat Terima Kunci Rumah, Ini Sebabnya...
- 8FTI UAJY Perkuat Kemampuan Komunikasi antara Dosen dengan Mahasiswa
- 9Donatsur, Donat Lembut Jogja yang Selalu Antre Pembeli
- 10Melihat Tradisi Sedekah Jageran yang Sudah Berlangsung 16 Tahun Lamanya







