90% Jalan DIY Siap Sambut Pemudik, Meski ada yang Berlubang

Akurat.co, Jogja - Ditlantas Polda DIY bersama sejumlah pemangku kepentingan beberapa waktu lalu melakukan survey kelaikan jalan di sejumlah jalur utama.
Survey dilakukan sebagai salah satu langkah jelang arus mudik Lebaran 2026.
Titik jalan yang disurvey di sepanjang Jalan Jogja - Wates hingga Jalan Wates - Purworejo. Baik dari sisi utara maupun selatan.
Meski ada catatan minor, ruas jalan utama di DIY dinyatakan laik jalan dan siap menyambut pemudik.
Baca Juga: DPUPKP Sleman Mulai Tambal Sulam Jalan Berlubang
"Beberapa catatan minor tersebut, targetnya sudah selesai sebelum Operasi Ketupat dimulai," kata Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda DIY Widya Mustikaningrum, Minggu (01/03/2026).
Dalam survei tersebut, tim meninjau berbagai aspek. Mulai dari kondisi perkerasan jalan, marka dan rambu lalu lintas, hingga konektivitas CCTV dengan sistem Smart Province.
Hasil sementara menunjukkan tingkat kemantapan jalan nasional di jalur tersebut mencapai sekitar 90 persen. Artinya, sebagian besar ruas jalan dinilai aman dan layak dilalui kendaraan.
Cuaca ekstrem diakuinya cukup jadi tantangan tersendiri.
Baca Juga: Anggaran Terbatas, Bagaimana dengan Perbaikan 378 Km Jalan Rusak di Sleman?
Tingginya curah hujan memicu munculnya lubang-lubang baru di sejumlah titik. Bahkan ada lubang yang cukup dalam dan membahayakan pengendara.
"Untuk 10 persen ruas jalan masih memerlukan penanganan lanjutan. Salah satunya di arah menuju Simpang Ngelo, di mana tim menemukan sejumlah lubang jalan," ungkapnya
Selain lubang jalan, tim juga menyoroti titik-titik rawan banjir atau genangan air. Salah satu lokasi yang menjadi perhatian berada di sekitar PLN Sedayu.
Permasalahan tersebut akan segera dibahas lintas instansi untuk mencari solusi, terutama terkait kapasitas drainase.
Lebih lanjut ia mengungkapkan, sejumlah marka jalan juga mulai terlihat pudar. Khususnya marka henti (stop line) dan marka di area persimpangan.
Selain itu juga terdapat rambu larangan masuk yang tertutup plastik sehingga berpotensi membingungkan pengguna jalan.
"Hasil survei kelaikan jalan ini akan kami disampaikan kepada masing-masing instansi berwenang agar segera ditindaklanjuti. Targetnya sebelum Operasi Ketupat dimulai, semua perbaikan sudah beres. Termasuk penambalan jalan-jalan berlubang,” pungkas Widya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Warga Sleman Jangan Panik! Sirine EWS Merapi Bakal Berbunyi Serentak 17 Agustus, Ini Alasannya
- 2Ega Rizky: Belum Kepikiran Pensiun, Masih Mau Berkarier Sakmampune
- 3Lansia Hilang Saat Cari Rumput di Hutan Pathuk Tritis Sleman
- 4LKBN Antara Gelar Pameran Fotografi 'Merdeka' di Titik Nol Kilometer Yogya
- 5Dari Posko NTT, Dirut PLN Pastikan Pasokan Listrik Aman selama Pelaksanaan HUT ke-81
- 6Belanja Rp20.000 di Pasar Kota Jogja Bakal Dapat Smartphone
- 7Tangan Kroniyah Gemetar Saat Terima Kunci Rumah, Ini Sebabnya...
- 8Dampak El Nino, Status Siaga Darurat Kekeringan Sleman Berpotensi Diperpanjang
- 9Donatsur, Donat Lembut Jogja yang Selalu Antre Pembeli
- 10Melihat Tradisi Sedekah Jageran yang Sudah Berlangsung 16 Tahun Lamanya







