Sekda DIY Anjurkan ASN Menggunakan Becak saat Hadiri Acara Kegiatan Dinas

Akurat.co,Jogja-Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti menganjurkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di pemerintahan menggunakan transportasi ramah lingkungan seperti becak kayuh, listrik, atau sepeda saat menghadiri kegiatan kedinasan.
Hal tersebut disampaikan Ni Made dalam rangka mengkampanyekan penggunanaan transportasi ramah lingkungan yang terus digencarkan.
Baca Juga: Lebih Ramah Lingkungan, DPRD DIY Dukungan Langkah Pemda Gantikan Bentor dengan Becak Listrik
Ni Made menjelaskan, penggunaan becak, hingga angkutan umum, termasuk bus listrik dalam berbagai kegiatan, juga kegiatan kedinasan merupakan contoh nyata bagi masyarakat.
“Mulai dari diri kita sendiri. Untuk menghadiri suatu kegiatan, kita bisa menggunakan kendaraan tradisional yang ramah lingkungan seperti becak kayuh dan becak listrik," tegasnya dilansir dari laman resmi Pemda DIY, Senin (2/3/2026).
Uji coba car free day
Sebagai wujud komitmen tersebut, Ni Made mengungkapkan Pemda DIY telah melaksanakan uji coba kawasan bebas kendaraan bermotor (Car Free Day) di Kompleks Kepatihan, Kantor Gubernur DIY, pada 23 Januari 2026.
Selama uji coba berlangsung, kawasan Kompleks Kepatihan “diliburkan” dari kendaraan bermotor guna menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat, nyaman, dan minim polusi.
Ni Made menyampaikan respons terhadap uji coba tersebut cukup positif.
Meski demikian, evaluasi tetap dilakukan secara menyeluruh, termasuk terkait ketersediaan kantong parkir kendaraan sebagai bagian dari kesiapan infrastruktur pendukung.
Baca Juga: HUT ke-269 Kota Jogja, Kawasan Malioboro Berlakukan Car Free Day 7 Oktober
“Ini proses bertahap. Yang penting kita sudah memulai dan terus berbenah,” katanya.
Kampanye transportasi ramah lingkungan di DIY juga sebelumnya telah dimulai melalui program Green Friday yang digagas Dinas Perhubungan (Dishub) DIY.
Program ini mengajak aparatur pemerintah dan masyarakat untuk mengurangi penggunaan kendaraan bermotor pribadi setiap hari Jumat dengan memanfaatkan angkutan umum, berjalan kaki, atau bersepeda.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan DIY, Chrestina Erni Widyastuti, menegaskan pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar semakin mengenal dan memilih transportasi ramah lingkungan, seperti becak kayuh dan becak kayuh bertenaga alternatif atau becak listrik.
Ia juga mengimbau agar masyarakat tidak menggunakan becak bermotor.
“Kami mengajak masyarakat dan wisatawan untuk memilih moda transportasi ramah lingkungan. Selain mendukung kebijakan pemerintah, ini juga bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan keselamatan,” ujar Erni.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Warga Sleman Jangan Panik! Sirine EWS Merapi Bakal Berbunyi Serentak 17 Agustus, Ini Alasannya
- 2Tangan Kroniyah Gemetar Saat Terima Kunci Rumah, Ini Sebabnya...
- 3Dari Posko NTT, Dirut PLN Pastikan Pasokan Listrik Aman selama Pelaksanaan HUT ke-81
- 4Lansia Hilang Saat Cari Rumput di Hutan Pathuk Tritis Sleman
- 5Donatsur, Donat Lembut Jogja yang Selalu Antre Pembeli
- 6Dampak El Nino, Status Siaga Darurat Kekeringan Sleman Berpotensi Diperpanjang
- 7FTI UAJY Perkuat Kemampuan Komunikasi antara Dosen dengan Mahasiswa
- 8Penampilan Polisi Cilik di Upacara Penurunan Bendera Pemkab Kulon Progo Pukau Masyarakat
- 9Donatsur, Donat Lembut Jogja yang Selalu Antre Pembeli
- 10Melihat Tradisi Sedekah Jageran yang Sudah Berlangsung 16 Tahun Lamanya









