50 Pengemudi Becak Motor Malioboro Beralih ke Becak Listrik

Akurat.co,Jogja-Sebanyak 50 pengemudi becak motor atau bentor yang berada di kawasan Malioboro beralih menggunakan becak listrik.
Becak listrik tersebut merupakan bantuan program Corporate Social Responsibility dari PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daops VI Yogyakarta.
Saat serah terima becak listrik, Rabu (3/6/2026), Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo mengucapkan terima kasih atas bantuan becak listrik dari CSR PT KAI.
“Lambat tapi pasti becak yang konvensional harus habis. Kemudian secara bertahap, becak listrik hadir," katanya dikutip dari laman resmi Pemkot Jogja.
Baca Juga: Kembali ke Zaman Dulu, Pemda DIY Ajak Masyarakat Biasakan Naik Becak dan Andong
Pihaknya berharap nantinya penggantian ke becak listrik terus berlanjut sampai 900 unit dalam waktu dua tahun.
Hasto menyebut dengan bantuan CSR dan beberapa pihak sebelumnya sampai kini sudah sekitar 260 becak listrik di Yogyakarta.
Sementara itu Executive Vice President (EVP) KAI Daop 6 Yogyakarta, Bambang Respationo menyampaikan PT KAI tidak hanya perusahaan jasa transportasi tapi juga berkomitmen terhadap program di lingkungan.
Salah satunya program CSR becak listrik yang juga mendukung program lingkungan Pemkot Yogyakarta dan Pemda DIY.
Dia menyebut biaya pengadaan 50 becak listrik CSR PT KAI itu hampir mencapai Rp 1 miliar.
“Di Yogya punya program untuk menggantikan becak-becak yang motor itu menjadi listrik yang lebih ramah lingkungan. Di KAI pun punya program juga untuk men-support seluruh kegiatan ramah lingkungan juga," ungkapnya.
Baca Juga: Sekda DIY Anjurkan ASN Menggunakan Becak saat Hadiri Acara Kegiatan Dinas
Sedangkan Kepala Dinas Perhubungan DIY Chrestina Erni Widyastuti mewakili Sekda DIY menuturkan atas nama Pemda DIY mengapresiasi PT KAI atas bantuan becak listrik lewat program CSR.
Menurutnya bantuan itu bukan sekadar bantuan sarana transportasi, tetapi juga bentuk dukungan terhadap pelestarian moda transportasi tradisional Yogyakarta dan bagian dari mewujudkan kawasan rendah emisi di wilayah kawasan sumbu filosofi Yogyakarta.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 4Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 5Tangan di Saku, Manajer PSIM Iksan Mahar Meminta Maaf
- 6Hadapi PSIM, PSM Makassar Lakukan Persiapan Khusus
- 7Kapolda Baru DIY Bakal Terbitkan Aturan Unjuk Rasa
- 8Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam








